alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Ada Ribuan Penerima yang Belum Membelanjakan Bansos

PASURUAN, Radar Bromo – Meski dicairkan setiap bulan, tidak semua penerima bantuan sosial berupa sembako langsung membelanjakan bantuannya. Di bulan Oktober saja, tercatat lebih dari seribu penerima di Kota Pasuruan yang belum menggunakan dana bantuannya.

Koordinator Daerah Bansos Sembako Kota Pasuruan Machmud Chaudi mengatakan, dalam pencairan bansos sembako bulan Oktober ada 14.255 penerima. Jumlah itu memang bertambah ketimbang bulan sebelumnya. Pada September, penerima bansos sembako di Kota Pasuruan sebanyak 13.523 orang. “Ada penambahan penerima sebanyak 732 keluarga,” katanya.

Chaudi memastikan, dana bantuan sudah dicairkan ke masing-masing rekening penerima. Dengan demikian, kartu keluarga sejahtera (KKS) setiap keluarga penerima manfaat (KPM) sudah bisa digunakan untuk membelanjakan bantuan berupa sembako yang nilainya sebesar Rp 200 ribu. “Kalau bantuannya sudah dicairkan dari pusat,” kata Chaudi.

Nilai dana bantuan tersebut totalnya mencapai Rp 2,8 miliar. Hanya saja memang tak semua KPM sudah membelanjakan bantuan yang diterima. Chaudi menyebut ada 1.343 KPM yang masih belum bertransaksi dengan bantuannya. Hal itu, kata Chaudi, memang tak menjadi persoalan.

“KPM bisa saja membelanjakan bantuannya di bulan berikutnya. Artinya dana yang diterima tidak akan hangus,” katanya. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Meski dicairkan setiap bulan, tidak semua penerima bantuan sosial berupa sembako langsung membelanjakan bantuannya. Di bulan Oktober saja, tercatat lebih dari seribu penerima di Kota Pasuruan yang belum menggunakan dana bantuannya.

Koordinator Daerah Bansos Sembako Kota Pasuruan Machmud Chaudi mengatakan, dalam pencairan bansos sembako bulan Oktober ada 14.255 penerima. Jumlah itu memang bertambah ketimbang bulan sebelumnya. Pada September, penerima bansos sembako di Kota Pasuruan sebanyak 13.523 orang. “Ada penambahan penerima sebanyak 732 keluarga,” katanya.

Chaudi memastikan, dana bantuan sudah dicairkan ke masing-masing rekening penerima. Dengan demikian, kartu keluarga sejahtera (KKS) setiap keluarga penerima manfaat (KPM) sudah bisa digunakan untuk membelanjakan bantuan berupa sembako yang nilainya sebesar Rp 200 ribu. “Kalau bantuannya sudah dicairkan dari pusat,” kata Chaudi.

Nilai dana bantuan tersebut totalnya mencapai Rp 2,8 miliar. Hanya saja memang tak semua KPM sudah membelanjakan bantuan yang diterima. Chaudi menyebut ada 1.343 KPM yang masih belum bertransaksi dengan bantuannya. Hal itu, kata Chaudi, memang tak menjadi persoalan.

“KPM bisa saja membelanjakan bantuannya di bulan berikutnya. Artinya dana yang diterima tidak akan hangus,” katanya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/