alexametrics
28C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Usul Bargainser Sendiri saat Kios Potong Rambut Disidak Dewan

PASURUAN, Radar Bromo– DPRD Kota Pasuruan sidak di lokasi proyek rehabilitasi kios pangkas rambut Kebonagung. Hal itu dilakukan untuk memastikan pekerjaan proyek bisa sesuai dengan yang direncanakan Pemkot setempat.

Beberapa anggota DPRD dari Komisi 3 memantau pekerjaan proyek yang sedang berlangsung Kamis (8/10). Proyek yang dibiayai APBD dengan nilai kontrak Rp 772 juta itu digarap sejak awal September lalu. Dengan masa pekerjaan selama 100 hari, proyek itu ditargetkan selesai Desember 2020.

“Kami ingin memastikan apakah tahapan di lapangan sudah sesuai dengan perencanaan,” ungkap Ketua Komisi 3 DPRD Kota Pasuruan, Ismu Hardiyanto.

PANTAU PEKERJAAN: Sidak yang dilakukan dewan sjatinya untuk mengetahui perkembangan proyek. (Foto M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Dia menjelaskan batas akhir pekerjaan proyek itu jatuh pada 12 Desember 2020. Karena itu, pekerjaan harus dilakukan sesuai dengan target rencana. Ismu menyebut kondisi pekerjaan yang berlangsung saat ini belum mencapai target rencana.

Ada juga masukan dari tukang potong rambut terkait ketersediaan listrik. Pasalnya, aliran listrik untuk puluhan kios itu hanya memanfaatkan 5 bargainser. Sehingga para penyewa kios setiap bulannya iuran untuk membayar listrik. “Selama ini, satu bargainser dipakai 10 kios. Mereka usul agar sendiri-sendiri supaya beban pengeluaran sesuai dengan pemakaian. Ini akan jadi bahan evaluasi kedepan,” pungkasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU