alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Lima Proyek Fisik di Kota Pasuruan Bisa Terus Jalan Asalkan Begini

PURWOREJO, Radar Bromo – Sebagian proyek infrastruktur yang direncanakan Pemkot Pasuruan urung terealisasi. Hal itu, dikarenakan adanya realokasi anggaran untuk menangani pandemi Covid-19. Enam proyek infrastruktur kini tengah diajukan review untuk bisa direalisasikan.

Kabid Bina Marga di Dinas PUPR Kota Pasuruan Akung Novajanto mengaku, sejumlah proyek yang rencananya dikerjakan tahun ini urung terealisasi. Seperti proyek Jalan Gajahmada, Jalan Supriyadi, dan Jalan Sisingamangaraja. Termasuk juga rehab Jalan Wahidin Sudirohusodo dan Jalan Glagah-Bitingan.

“Beberapa waktu lalu anggaran untuk Jalan Glagah-Bitingan dan Wahidin di-refocusing ke Covid-19,” katanya.

Sejauh ini, hanya rehab Jalan Krapyakrejo saja yang berjalan. Itu, dikarenakan proses lelang sudah diajukan sebelum adanya realokasi anggaran. “Lelangnya sudah bulan Februari, makanya tetap berjalan,” ungkapnya.

Akung juga menyebut, ada beberapa proyek yang diperkirakan bisa terealisasi tahun ini. Itu, setelah adanya tambahan anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) bisa dipastikan cair.

Menurut Akung, total anggaran yang dapat digunakan senilai Rp 4,4 miliar. Karena itu, pihaknya mulai mendata infrastruktur yang perlu mendapat penanganan. Sedikitnya, ada lima infrastruktur jalan yang menjadi prioritas.

Yaitu, Jalan Wahidin Sudirohusodo, Jalan Glagah-Bitingan, Jalan Balaikota, Jalan Sumatera, dan Jalan Kebonmangga. Proyek rehab jalan itu bisa direalisasikan apabila sudah mendapat persetujuan dari Inspektorat setempat.

“Sekarang kami upayakan untuk di-review ke Inspektorat, kalau nanti disetujui ya bisa direalisasikan,” tandasnya. (tom/fun)

PURWOREJO, Radar Bromo – Sebagian proyek infrastruktur yang direncanakan Pemkot Pasuruan urung terealisasi. Hal itu, dikarenakan adanya realokasi anggaran untuk menangani pandemi Covid-19. Enam proyek infrastruktur kini tengah diajukan review untuk bisa direalisasikan.

Kabid Bina Marga di Dinas PUPR Kota Pasuruan Akung Novajanto mengaku, sejumlah proyek yang rencananya dikerjakan tahun ini urung terealisasi. Seperti proyek Jalan Gajahmada, Jalan Supriyadi, dan Jalan Sisingamangaraja. Termasuk juga rehab Jalan Wahidin Sudirohusodo dan Jalan Glagah-Bitingan.

“Beberapa waktu lalu anggaran untuk Jalan Glagah-Bitingan dan Wahidin di-refocusing ke Covid-19,” katanya.

Sejauh ini, hanya rehab Jalan Krapyakrejo saja yang berjalan. Itu, dikarenakan proses lelang sudah diajukan sebelum adanya realokasi anggaran. “Lelangnya sudah bulan Februari, makanya tetap berjalan,” ungkapnya.

Akung juga menyebut, ada beberapa proyek yang diperkirakan bisa terealisasi tahun ini. Itu, setelah adanya tambahan anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) bisa dipastikan cair.

Menurut Akung, total anggaran yang dapat digunakan senilai Rp 4,4 miliar. Karena itu, pihaknya mulai mendata infrastruktur yang perlu mendapat penanganan. Sedikitnya, ada lima infrastruktur jalan yang menjadi prioritas.

Yaitu, Jalan Wahidin Sudirohusodo, Jalan Glagah-Bitingan, Jalan Balaikota, Jalan Sumatera, dan Jalan Kebonmangga. Proyek rehab jalan itu bisa direalisasikan apabila sudah mendapat persetujuan dari Inspektorat setempat.

“Sekarang kami upayakan untuk di-review ke Inspektorat, kalau nanti disetujui ya bisa direalisasikan,” tandasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/