alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Tunjangan Kinerja di Pemkot Pasuruan Nunggak Lagi Gara-gara Sijaja Lemot

Ia menyebut, biasanya aplikasi tersebut masih bisa diakses apabila jumlah pengguna sebatas ratusan. Tetapi kali ini, kata Kokoh, ribuan pengguna mengakses dalam waktu yang sama. Kendati demikian, ia memastikan tengah melakukan optimasi terhadap server aplikasi tersebut. Agar bisa kembali diakses dengan lancar.

“Sudah kami proses optimasinya agar bisa jalan normal lagi. Kami upayakan Sabtu Minggu besok aksesnya bisa normal lagi supaya proses laporan teman-teman pegawai lebih lancar,” katanya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Pasuruan Mochammad Amien menerangkan, tunjangan kinerja memang sempat terlambat dicairkan. Akan tetapi, saat itu dikarenakan masih dalam proses asistensi peraturan wali kota di pemprov jawa timur. “Sekarang sudah rampung dan Senin kemarin tunjangan untuk Januari sudah dicairkan,” kata Amien.

Saat ini, pencairan tunjangan kinerja menunggak untuk bulan Februari dan Maret. Amien mengaku tidak bisa mencairkan tunjangan pegawai begitu saja. Karena setiap pegawai menerima tunjangan berbeda-beda. Tergantung dengan capaian kinerja yang dilaporkan melalui aplikasi Sijaja.

“Kalau Februari Maret rencananya dicairkan pekan depan. Tapi tergantung aplikasinya juga. Karena kami harus punya data yang lengkap terkait kinerja pegawai untuk menghitung besaran tunjangan berdasarkan kinerjanya,” kata Amien. (tom/fun)

Ia menyebut, biasanya aplikasi tersebut masih bisa diakses apabila jumlah pengguna sebatas ratusan. Tetapi kali ini, kata Kokoh, ribuan pengguna mengakses dalam waktu yang sama. Kendati demikian, ia memastikan tengah melakukan optimasi terhadap server aplikasi tersebut. Agar bisa kembali diakses dengan lancar.

“Sudah kami proses optimasinya agar bisa jalan normal lagi. Kami upayakan Sabtu Minggu besok aksesnya bisa normal lagi supaya proses laporan teman-teman pegawai lebih lancar,” katanya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Pasuruan Mochammad Amien menerangkan, tunjangan kinerja memang sempat terlambat dicairkan. Akan tetapi, saat itu dikarenakan masih dalam proses asistensi peraturan wali kota di pemprov jawa timur. “Sekarang sudah rampung dan Senin kemarin tunjangan untuk Januari sudah dicairkan,” kata Amien.

Saat ini, pencairan tunjangan kinerja menunggak untuk bulan Februari dan Maret. Amien mengaku tidak bisa mencairkan tunjangan pegawai begitu saja. Karena setiap pegawai menerima tunjangan berbeda-beda. Tergantung dengan capaian kinerja yang dilaporkan melalui aplikasi Sijaja.

“Kalau Februari Maret rencananya dicairkan pekan depan. Tapi tergantung aplikasinya juga. Karena kami harus punya data yang lengkap terkait kinerja pegawai untuk menghitung besaran tunjangan berdasarkan kinerjanya,” kata Amien. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/