alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Lepas Puluhan Reklame Ucapan Ramadan di Tepi Jalan

PASURUAN, Radar Bromo– Selama memasuki bulan Ramadan, reklame-reklame bertebaran di jalan. Kebanyakan reklame dari tokoh partai politik yang menyampaikan pesan selamat berpuasa. Namun tidak sedikit diantara reklame tersebut ternyata yang tidak berizin.

Kamis (7/4), puluhan reklame bodong tersebut akhirnya dilepas petugas Satpol PP setempat. Penertiban dilakukan lantaran reklame-reklame itu dipasang begitu saja. Tidak ada pemberitahuan maupun izin sama sekali dari pemasang.

“Hasil penertiban kali ini memang kebanyakan reklame ucapan ramadan,” kata Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Nur Fadholi.

Penyisiran dilakukan di sejumlah lokasi. Mulai dari sepanjang kawasan Jalan Panglima Sudirman, simpang empat Kebonagung dan dilanjutkan di Jalan Untung Suropati. Petugas mendapati cukup banyak reklame bodong yang dipasang di tiga lokasi tersebut. Dari penyisiran, setidaknya ada 30 reklame yang disita petugas.

“Kebanyakan berupa spanduk, ada juga yang jenis banner,” ungkapnya.

Dia mengatakan, penyisiran reklame yang tidak memberi kontribusi terhadap pendapatan daerah itu akan terus digencarkan. Karena sedikit banyak, pemasangan reklame seharusnya tetap memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Bila tidak ada izin, artinya sama saja pemasang reklame tak membayar retribusi.

“Kegiatan semacam ini tetap harus kami lakukan. Bukan hanya demi menjaga keindahan kota tetapi juga mengungkit potensi pendapatan daerah,” ungkap Fadholi.

PASURUAN, Radar Bromo– Selama memasuki bulan Ramadan, reklame-reklame bertebaran di jalan. Kebanyakan reklame dari tokoh partai politik yang menyampaikan pesan selamat berpuasa. Namun tidak sedikit diantara reklame tersebut ternyata yang tidak berizin.

Kamis (7/4), puluhan reklame bodong tersebut akhirnya dilepas petugas Satpol PP setempat. Penertiban dilakukan lantaran reklame-reklame itu dipasang begitu saja. Tidak ada pemberitahuan maupun izin sama sekali dari pemasang.

“Hasil penertiban kali ini memang kebanyakan reklame ucapan ramadan,” kata Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Nur Fadholi.

Penyisiran dilakukan di sejumlah lokasi. Mulai dari sepanjang kawasan Jalan Panglima Sudirman, simpang empat Kebonagung dan dilanjutkan di Jalan Untung Suropati. Petugas mendapati cukup banyak reklame bodong yang dipasang di tiga lokasi tersebut. Dari penyisiran, setidaknya ada 30 reklame yang disita petugas.

“Kebanyakan berupa spanduk, ada juga yang jenis banner,” ungkapnya.

Dia mengatakan, penyisiran reklame yang tidak memberi kontribusi terhadap pendapatan daerah itu akan terus digencarkan. Karena sedikit banyak, pemasangan reklame seharusnya tetap memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Bila tidak ada izin, artinya sama saja pemasang reklame tak membayar retribusi.

“Kegiatan semacam ini tetap harus kami lakukan. Bukan hanya demi menjaga keindahan kota tetapi juga mengungkit potensi pendapatan daerah,” ungkap Fadholi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/