Rumah Singgah di Kota Pasuruan Belum Bisa Dimanfaatkan Optimal

PASURUAN, Radar Bromo – Keberadaan rumah singgah di Kota Pasuruan cukup diperlukan. Karenanya Pemkot terus mematangkan rencana pembangunan rumah singgah.

Selama ini, bukan berarti Pemkot tak memiliki rumah singgah. “Sudah ada, tapi belum efektif. Karena sifatnya sementara, jadi tidak bisa digunakan seterusnya,” kata Kepala Bappelitbangda Kota Pasuruan Adri Djoko Srijono.

Sebuah bangunan bekas kantor kelurahan Petamanan di Jalan Wahidin Sudirohusodo dijadikan rumah singgah. Akan tetapi belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Meski lokasinya berada di tepi jalan protokol, rumah singgah itu tampaknya kurang representatif.

Kondisi bangunannya juga sudah rapuh. Sehingga kurang memenuhi unsur kelayakan jika digunakan. Saat ini, Pemkot tengah mengkaji kelayakan pembangunan rumah singgah. “Sekarang kajian soal rumah singgah masih proses,” tutur Djoko.

Tidak menutup kemungkinan, rumah singgah yang akan dibangun ada di lokasi lain. Menurut Djoko, kajian yang dilakukan saat ini juga meliputi berbagai aspek. Mulai dari studi literatur, kelayakan lokasi, survei dan analisa lapangan.

Ia menargetkan kajian itu bisa rampung tahun ini. Sehingga hasilnya bisa menjadi acuan dalam merencanakan pembangunan rumah singgah. Pihaknya juga berharap hasil kajian nantinya ada lokasi yang benar-benar layak dan strategis untuk dibangun rumah singgah. (tom/fun)