alexametrics
24 C
Probolinggo
Monday, 8 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Alat Kesehatan OK Central RSUD dr R Soedarsono Ditarget Akhir Tahun Tuntas

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PURWOREJO, Radar Bromo – Rencana manajemen RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan menambah fasilitas yang tersedia di gedung OK Central terus dimatangkan. Rumah sakit pelat merah ini menyebut pengadaan alat kesehatan (alkes) tahun ini mulai dilakukan. Ditargetkan sebelum akhir tahun ini, seluruh pengadaan alkes sudah rampung.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan, dr Tina Soelistiani mengungkapkan, pihaknya menambah sarana dan prasarana (sarpras) di gedung OK Central tahun ini. Total anggaran yang dialokasikan adalah Rp 5.014.085.000 melalui dana badan layanan umum daerah (BLUD) RSUD dr R Soedarsono.

Anggaran ini untuk membeli 13 peralatan bedah kedokteran yang dibutuhkan dalam OK Central nantinya. Sejauh ini pihaknya sudah mulai melakukan pengadaan untuk pembelian alkes ini satu demi satu. Ditargetkan paling lambat pada triwulan keempat, pengadaan alkes ini sudah dilaksanakan.

“Pengadaan alkes sudah mulai kami laksanakan mulai akhir bulan lalu. Untuk pemesanan alkes ini kami menggunakan sistem e-purchasing. Insyaallah bisa terealisasi sebelum tahun ini berakhir,” ungkapnya.

Ia menjelaskan meskipun pengadaan alkes ini telah rampung, namun gedung OK Central ini tetap belum bisa difungsikan tahun ini. Sebab pembangunan fisiknya sendiri belum rampung. Jika difungsikan sebagian, maka dikhawatirkan fasilitas yang ada menjadi tidak steril.

“Rencananya kami akan mengajukan lagi ke pusat melalui kementerian kesehatan (Kemenkes) untuk mengerjakan sarana penunjang berupa modular operation theater (MOT) di seluruh ruangan. Semoga disetujui melalui dana alokasi khusus (DAK) nantinya,”sebut Tina.

Sebelumnya, manajemen RSUD sudah mengalokasikan anggaran Rp 20,76 miliar dalam tiga tahun terakhir. Rinciannya, Rp 5,4 miliar pada 2017 melalui dana alokasi khusus (DAK) dan Rp 5,36 miliar pada 2018 melalui dana badan layanan umum daerah (BLUD) dan Rp 10 miliar pada 2019 melalui DAK.

OK Central dibangun karena ruang operasi yang dimiliki oleh RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan saat ini masih belum tersentralisir. Kegiatan operasi masih dilakukan di ruangan masing-masing. Nantinya, kegiatan operasi akan dipusatkan di satu ruangan ini, baik operasi mata, bedah, maupun obgyn. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PURWOREJO, Radar Bromo – Rencana manajemen RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan menambah fasilitas yang tersedia di gedung OK Central terus dimatangkan. Rumah sakit pelat merah ini menyebut pengadaan alat kesehatan (alkes) tahun ini mulai dilakukan. Ditargetkan sebelum akhir tahun ini, seluruh pengadaan alkes sudah rampung.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan, dr Tina Soelistiani mengungkapkan, pihaknya menambah sarana dan prasarana (sarpras) di gedung OK Central tahun ini. Total anggaran yang dialokasikan adalah Rp 5.014.085.000 melalui dana badan layanan umum daerah (BLUD) RSUD dr R Soedarsono.

Anggaran ini untuk membeli 13 peralatan bedah kedokteran yang dibutuhkan dalam OK Central nantinya. Sejauh ini pihaknya sudah mulai melakukan pengadaan untuk pembelian alkes ini satu demi satu. Ditargetkan paling lambat pada triwulan keempat, pengadaan alkes ini sudah dilaksanakan.

Mobile_AP_Half Page

“Pengadaan alkes sudah mulai kami laksanakan mulai akhir bulan lalu. Untuk pemesanan alkes ini kami menggunakan sistem e-purchasing. Insyaallah bisa terealisasi sebelum tahun ini berakhir,” ungkapnya.

Ia menjelaskan meskipun pengadaan alkes ini telah rampung, namun gedung OK Central ini tetap belum bisa difungsikan tahun ini. Sebab pembangunan fisiknya sendiri belum rampung. Jika difungsikan sebagian, maka dikhawatirkan fasilitas yang ada menjadi tidak steril.

“Rencananya kami akan mengajukan lagi ke pusat melalui kementerian kesehatan (Kemenkes) untuk mengerjakan sarana penunjang berupa modular operation theater (MOT) di seluruh ruangan. Semoga disetujui melalui dana alokasi khusus (DAK) nantinya,”sebut Tina.

Sebelumnya, manajemen RSUD sudah mengalokasikan anggaran Rp 20,76 miliar dalam tiga tahun terakhir. Rinciannya, Rp 5,4 miliar pada 2017 melalui dana alokasi khusus (DAK) dan Rp 5,36 miliar pada 2018 melalui dana badan layanan umum daerah (BLUD) dan Rp 10 miliar pada 2019 melalui DAK.

OK Central dibangun karena ruang operasi yang dimiliki oleh RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan saat ini masih belum tersentralisir. Kegiatan operasi masih dilakukan di ruangan masing-masing. Nantinya, kegiatan operasi akan dipusatkan di satu ruangan ini, baik operasi mata, bedah, maupun obgyn. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2