alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

DPRD Kota Pasuruan Minta PPKM Dicabut hingga Idul Fitri

PASURUAN, Radar Bromo – Bulan Ramadan segera tiba. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pun mulai disoroti di Kota Pasuruan. DPRD Kota Pasuruan bahkan minta PPKM dicabut hingga Idul Fitri.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan Dedy Tjahjo Poernomo. Dia berharap, pemerintah bisa mencabut PPKM. Terutama selama bulan suci Ramadan hingga hari raya Idul Fitri mendatang. Dengan begitu, masyarakat muslim bisa menjalankan ibadah dengan tenang. Tanpa ada pembatasan-pembatasan.

Pertimbangannya, menurutnya, kebijakan pemerintah mengatasi Covid-19 dinilai berhasil. Bahkan, ketika memasuki gelombang ketiga, kenaikan kasus juga tertangani dengan baik. Karena itu, pemerintah diharapkan bisa mengevaluasi total pemberlakuan PPKM.

“Pertimbangannya sekarang kasus Covid-19 kan sudah terkendali. Artinya upaya pemerintah sudah berhasil mengatasinya,” kata Dedy.

Karena itu, dia berharap pemerintah mempertimbangkan pencabutan status PPKM. Apalagi sudah dua tahun terakhir Ramadan dan Lebaran dilewati dengan pembatasan. Bila PPKM masih diterapkan, kata Dedy, maka masyarakat muslim harus kembali melewati Ramadan dan Lebaran dengan pembatasan-pembatasan.

“Kami harap saudara-saudara kita yang muslim ini bisa melaksanakan ibadah puasa dengan tenang dan melaksanakan Lebaran penuh bahagia bersama keluarga. Kalau tetap diberlakukan, kasihan di hari raya nanti ketemu keluarga masih dibatasi,” bebernya.

Sedangkan saat ini, Dedy menilai tingkat penularan sudah mulai menurun. Ditunjang dengan kesembuhan pasien terpapar yang juga tinggi.

PASURUAN, Radar Bromo – Bulan Ramadan segera tiba. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pun mulai disoroti di Kota Pasuruan. DPRD Kota Pasuruan bahkan minta PPKM dicabut hingga Idul Fitri.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan Dedy Tjahjo Poernomo. Dia berharap, pemerintah bisa mencabut PPKM. Terutama selama bulan suci Ramadan hingga hari raya Idul Fitri mendatang. Dengan begitu, masyarakat muslim bisa menjalankan ibadah dengan tenang. Tanpa ada pembatasan-pembatasan.

Pertimbangannya, menurutnya, kebijakan pemerintah mengatasi Covid-19 dinilai berhasil. Bahkan, ketika memasuki gelombang ketiga, kenaikan kasus juga tertangani dengan baik. Karena itu, pemerintah diharapkan bisa mengevaluasi total pemberlakuan PPKM.

“Pertimbangannya sekarang kasus Covid-19 kan sudah terkendali. Artinya upaya pemerintah sudah berhasil mengatasinya,” kata Dedy.

Karena itu, dia berharap pemerintah mempertimbangkan pencabutan status PPKM. Apalagi sudah dua tahun terakhir Ramadan dan Lebaran dilewati dengan pembatasan. Bila PPKM masih diterapkan, kata Dedy, maka masyarakat muslim harus kembali melewati Ramadan dan Lebaran dengan pembatasan-pembatasan.

“Kami harap saudara-saudara kita yang muslim ini bisa melaksanakan ibadah puasa dengan tenang dan melaksanakan Lebaran penuh bahagia bersama keluarga. Kalau tetap diberlakukan, kasihan di hari raya nanti ketemu keluarga masih dibatasi,” bebernya.

Sedangkan saat ini, Dedy menilai tingkat penularan sudah mulai menurun. Ditunjang dengan kesembuhan pasien terpapar yang juga tinggi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/