alexametrics
29C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Rumah-Kandang di Panditan Lumbang Rusak usai Diterjang Angin Kencang

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

LUMBANG, Radar Bromo– Hujan disertai angin kencang melanda daerah Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya. Akibatnya, beberapa rumah rusak ringan dan satu kandang ayam kosong ambruk, Senin (8/3).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, angin kencang terjadi sekitar pukul 16.30. Sesaat sebelum kejadian, Lumbang memang dilanda hujan dengan disertai angin kencang. Terparah, dirasakan warga Dusun Sidorukun, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang.

Karena itulah, rumah warga yang atapnya genting dan asbes, terbawa angin. Selain itu, juga sebauh kandang ayam roboh tidak kuat terjangan angin.

Cahyo, Camat Lumbang mengatakan, pihaknya sudah meninjau lokasi. Ada beberapa rumah yang terdata yang mengalami kerusakan akibat kejadian itu. Menurutnya, kerusakan yang terjadi tidak parah.

“Bukan puting beliung, tapi angin kencang. Yang rusak beberapa saja,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, sejauh ini di lokasi jarang terjadi hujan deras disertai angin kencang. Beberapa kali kejadian hanya sebatas hujan dengan intensitas ringan. “Baru ini terjadi angin kencang dan hijan deras. Sebelumnya tidak,” tandasnya.

Karena kejadian itu, pihaknya membuat laporan terhadap bupati. Yaitu mengenai kerusakan yang disebabkan oleh angin tersebut. Selaun itu, beberapa rumah diantara sudah dikasih terpal sebagai upaya penanganan sementara.

“Akan kami laporkan kepada bupati, dan sementara sudah kami berikan terpal,” jelasnya.

AMBRUK: Selain rumah, ada kandang ayam yang ambruk akibat angin kencang. (Foto: Istimewa)

Kapolsek Lumbang AKP Nanang Abidin mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kejadian itu sekitar pukul 16.30. Pihaknya langsung meluncur ke lokasi untuk melihat langsung. Selain rumah rusak, ada beberapa pohon yang tubang.

“Untuk rumah data sementara sekitar belasan yang rusak. Kami masih terus memastikan jumlah rumah yang terdampak,” katanya.

Nanang menjelaskan, meskipun banyak rumah yang terdampak, namun tidak ada laporan korban jiwa atau korban luka. Pihaknya hingga Senin malam masih di lokasi.

“Korban jiwa nihil. Kami terus melakukan pemvalidan data terdampak,” terangnya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMBANG, Radar Bromo– Hujan disertai angin kencang melanda daerah Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya. Akibatnya, beberapa rumah rusak ringan dan satu kandang ayam kosong ambruk, Senin (8/3).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, angin kencang terjadi sekitar pukul 16.30. Sesaat sebelum kejadian, Lumbang memang dilanda hujan dengan disertai angin kencang. Terparah, dirasakan warga Dusun Sidorukun, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang.

Karena itulah, rumah warga yang atapnya genting dan asbes, terbawa angin. Selain itu, juga sebauh kandang ayam roboh tidak kuat terjangan angin.

Mobile_AP_Half Page

Cahyo, Camat Lumbang mengatakan, pihaknya sudah meninjau lokasi. Ada beberapa rumah yang terdata yang mengalami kerusakan akibat kejadian itu. Menurutnya, kerusakan yang terjadi tidak parah.

“Bukan puting beliung, tapi angin kencang. Yang rusak beberapa saja,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, sejauh ini di lokasi jarang terjadi hujan deras disertai angin kencang. Beberapa kali kejadian hanya sebatas hujan dengan intensitas ringan. “Baru ini terjadi angin kencang dan hijan deras. Sebelumnya tidak,” tandasnya.

Karena kejadian itu, pihaknya membuat laporan terhadap bupati. Yaitu mengenai kerusakan yang disebabkan oleh angin tersebut. Selaun itu, beberapa rumah diantara sudah dikasih terpal sebagai upaya penanganan sementara.

“Akan kami laporkan kepada bupati, dan sementara sudah kami berikan terpal,” jelasnya.

AMBRUK: Selain rumah, ada kandang ayam yang ambruk akibat angin kencang. (Foto: Istimewa)

Kapolsek Lumbang AKP Nanang Abidin mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kejadian itu sekitar pukul 16.30. Pihaknya langsung meluncur ke lokasi untuk melihat langsung. Selain rumah rusak, ada beberapa pohon yang tubang.

“Untuk rumah data sementara sekitar belasan yang rusak. Kami masih terus memastikan jumlah rumah yang terdampak,” katanya.

Nanang menjelaskan, meskipun banyak rumah yang terdampak, namun tidak ada laporan korban jiwa atau korban luka. Pihaknya hingga Senin malam masih di lokasi.

“Korban jiwa nihil. Kami terus melakukan pemvalidan data terdampak,” terangnya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2