alexametrics
32C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Gus Ipul: Sekolah Tatap Muka Kami Target Tiga Bulan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah pusat mendorong agar semua sekolah di seluruh daerah mulai menerapkan pembelajaran tatap muka mulai Juli 2021. Pemkot Pasuruan berupaya dalam tiga bulan ke depan, pembelajaran tatap muka sudah siap dilaksanakan.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf juga mengaku prihatin dengan pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Pasalnya, kini mulai timbul kejenuhan dalam sistem pembelajaran itu. Baik anak didik maupun orang tua.

Dia juga mengatakan, berdasarkan angket yang disebar ke wali murid, sebagian besar di antaranya sudah menginginkan pembelajaran tatap muka. Karena itu, pemerintah harus bekerja keras untuk memastikan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi agar tetap aman.

“Sekarang zona oranye. Untuk bisa sekolah tatap muka, maka harus menjadi zona kuning dan hijau,” kata Gus Ipul.

Pihaknya memastikan akan mengoptimalkan pengendalian Covid-19. Gus Ipul juga bakal memperkuat sinergi dengan TNI, Polri dan stakeholder lain seperti DPRD. Sehingga harapan agar Kota Pasuruan segera tercatat sebagai zona hijau segera tercapai.

“Terutama ini juga harus melibatkan masyarakat agar pengendalian Covid-19 lebih maksimal,” katanya.

Pihaknya juga mendorong sekolah untuk menyiapkan sarana prasarana yang menunjang protokol kesehatan. Baik untuk guru, tenaga kependidikan hingga siswa. Setidaknya, persiapan pembelajaran tatap muka itu bisa selesai dalam tiga bulan kedepan.

“Memang perlu kerja keras semua pihak. Ini lagi kami matangkan skenario-skenarionya. Insyaallah dalam tiga bulan ke depan siap,” bebernya. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah pusat mendorong agar semua sekolah di seluruh daerah mulai menerapkan pembelajaran tatap muka mulai Juli 2021. Pemkot Pasuruan berupaya dalam tiga bulan ke depan, pembelajaran tatap muka sudah siap dilaksanakan.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf juga mengaku prihatin dengan pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Pasalnya, kini mulai timbul kejenuhan dalam sistem pembelajaran itu. Baik anak didik maupun orang tua.

Dia juga mengatakan, berdasarkan angket yang disebar ke wali murid, sebagian besar di antaranya sudah menginginkan pembelajaran tatap muka. Karena itu, pemerintah harus bekerja keras untuk memastikan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi agar tetap aman.

Mobile_AP_Half Page

“Sekarang zona oranye. Untuk bisa sekolah tatap muka, maka harus menjadi zona kuning dan hijau,” kata Gus Ipul.

Pihaknya memastikan akan mengoptimalkan pengendalian Covid-19. Gus Ipul juga bakal memperkuat sinergi dengan TNI, Polri dan stakeholder lain seperti DPRD. Sehingga harapan agar Kota Pasuruan segera tercatat sebagai zona hijau segera tercapai.

“Terutama ini juga harus melibatkan masyarakat agar pengendalian Covid-19 lebih maksimal,” katanya.

Pihaknya juga mendorong sekolah untuk menyiapkan sarana prasarana yang menunjang protokol kesehatan. Baik untuk guru, tenaga kependidikan hingga siswa. Setidaknya, persiapan pembelajaran tatap muka itu bisa selesai dalam tiga bulan kedepan.

“Memang perlu kerja keras semua pihak. Ini lagi kami matangkan skenario-skenarionya. Insyaallah dalam tiga bulan ke depan siap,” bebernya. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2