alexametrics
32C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Dahulukan Titik Berbahaya untuk Pelebaran Jalur di Bromo

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

TOSARI, Radar Bromo – Pelebaran jalur yang menjadi akses menuju Gunung Bromo bakal dirampungkan. Proyek yang didanai dari Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) diperkirakan mulai berlangsung sebelum pertengahan tahun.

PPK Rehabilitasi dan Pemeliharaan PHJD Wilayah UPT Probolinggo Emil Wahyudianto mengatakan proyek itu sekarang sudah memasuki masa lelang. Apabila dalam prosesnya tidak ada kendala, maka pihak ketiga yang akan mengerjakan proyek sudah bisa ditentukan akhir Maret.

“Tetapi rencana kami, yang didahulukan nanti perbaikan titik-titik yang bahaya dulu,” kata Emil.

Di antaranya membenahi saluran drainase dan menambal jalan berlubang. Selanjutnya baru dilakukan pelebaran jalan dan pemeliharaan secara utuh. Rencananya, pelebaran jalan dilakukan sepanjang 8,7 kilometer di ruas Kejayan-Tosari tersebut.

“Tahun ini penanganannya di Kecamatan Tosari,” tambah Emil.

Pelebaran jalan dalam dua tahun sebelumnya, dilakukan di Kecamatan Pasrepan dan Puspo. Sehingga tahun ini tinggal menyelesaikan di ruas yang belum tertangani. Anggaran yang dialokasikan dalam PHJD senilai Rp28 miliar.

“Perkiraan dimulai sekitar Mei karena nanti juga perlu mobilisasi alat dan material tentunya. Jadi yang jadi skala prioritas titik-titik yang berbahaya dulu,” beber Emil. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

TOSARI, Radar Bromo – Pelebaran jalur yang menjadi akses menuju Gunung Bromo bakal dirampungkan. Proyek yang didanai dari Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) diperkirakan mulai berlangsung sebelum pertengahan tahun.

PPK Rehabilitasi dan Pemeliharaan PHJD Wilayah UPT Probolinggo Emil Wahyudianto mengatakan proyek itu sekarang sudah memasuki masa lelang. Apabila dalam prosesnya tidak ada kendala, maka pihak ketiga yang akan mengerjakan proyek sudah bisa ditentukan akhir Maret.

“Tetapi rencana kami, yang didahulukan nanti perbaikan titik-titik yang bahaya dulu,” kata Emil.

Mobile_AP_Half Page

Di antaranya membenahi saluran drainase dan menambal jalan berlubang. Selanjutnya baru dilakukan pelebaran jalan dan pemeliharaan secara utuh. Rencananya, pelebaran jalan dilakukan sepanjang 8,7 kilometer di ruas Kejayan-Tosari tersebut.

“Tahun ini penanganannya di Kecamatan Tosari,” tambah Emil.

Pelebaran jalan dalam dua tahun sebelumnya, dilakukan di Kecamatan Pasrepan dan Puspo. Sehingga tahun ini tinggal menyelesaikan di ruas yang belum tertangani. Anggaran yang dialokasikan dalam PHJD senilai Rp28 miliar.

“Perkiraan dimulai sekitar Mei karena nanti juga perlu mobilisasi alat dan material tentunya. Jadi yang jadi skala prioritas titik-titik yang berbahaya dulu,” beber Emil. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2