alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Rehab Gedung SDN Gentong Ditargetkan Rampung Bulan Mei

GADINGREJO, Radar Bromo – Pemerintah saat ini mulai membangun gedung baru SDN Gentong. Hal itu dilakukan lantaran gedung yang lama sempat ambruk pada 2019. Pembangunan gedung baru itu sendiri ditargetkan rampung Mei mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Mualif Arif menyampaikan pembangunan gedung sekolah itu ditangani Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur. Sedangkan pihaknya hanya menyiapkan pembongkaran gedung yang bekas ambruk saja.

“Jadi yang menangani pembangunan gedung baru itu langsung dari Balai,” kata dia.

Ayik -sapaan Mualif Arif menerangkan proses yang dilalui cukup panjang sebelum akhirnya gedung baru mulai dibangun. Sebab proyek itu masih dalam bayang-bayang kasus hukum yang mengemuka setelah insiden gedung ambruk.

Sehingga untuk memulai pembongkaran sisa gedung harus mendapatkan persetujuan dari pengadilan lebih dulu. Nah, pihak pengadilan sendiri baru mengeluarkan penetapan terkait diperbolehkannya pembongkaran akhir tahun lalu. “Ruang kelas lama yang di sisi utara dibongkar dan dibersihkan,” jelas dia.

Rencananya pembangunan gedung baru akan berada di sisi belakang sekolah. Menurut Ayik, gedung yang baru nantinya terdiri dari dua lantai. Masing-masing ada empat ruang kelas. Pemerintah Pusat menyediakan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk proyek itu.

“Jadi kami hanya menyiapkan pembongkaran. Selebihnya, ada di Balai. Informasi yang kami terima, pekerjaannya sendiri ditargetkan rampung bulan Mei nanti,” beber Ayik. (tom/fun)

GADINGREJO, Radar Bromo – Pemerintah saat ini mulai membangun gedung baru SDN Gentong. Hal itu dilakukan lantaran gedung yang lama sempat ambruk pada 2019. Pembangunan gedung baru itu sendiri ditargetkan rampung Mei mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Mualif Arif menyampaikan pembangunan gedung sekolah itu ditangani Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur. Sedangkan pihaknya hanya menyiapkan pembongkaran gedung yang bekas ambruk saja.

“Jadi yang menangani pembangunan gedung baru itu langsung dari Balai,” kata dia.

Ayik -sapaan Mualif Arif menerangkan proses yang dilalui cukup panjang sebelum akhirnya gedung baru mulai dibangun. Sebab proyek itu masih dalam bayang-bayang kasus hukum yang mengemuka setelah insiden gedung ambruk.

Sehingga untuk memulai pembongkaran sisa gedung harus mendapatkan persetujuan dari pengadilan lebih dulu. Nah, pihak pengadilan sendiri baru mengeluarkan penetapan terkait diperbolehkannya pembongkaran akhir tahun lalu. “Ruang kelas lama yang di sisi utara dibongkar dan dibersihkan,” jelas dia.

Rencananya pembangunan gedung baru akan berada di sisi belakang sekolah. Menurut Ayik, gedung yang baru nantinya terdiri dari dua lantai. Masing-masing ada empat ruang kelas. Pemerintah Pusat menyediakan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk proyek itu.

“Jadi kami hanya menyiapkan pembongkaran. Selebihnya, ada di Balai. Informasi yang kami terima, pekerjaannya sendiri ditargetkan rampung bulan Mei nanti,” beber Ayik. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/