alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Bangun Imun, Puskesmas Gondangwetan Ajak Bikin Minuman Kesehatan

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menekan angka Covid-19 yang belakangan melonjak. Termasuk di Kabupaten Pasuruan. Masyarakat diminta ikut mencegah dengan menggalakkan protokol kesehatan. Di antaranya 5M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, meningkatkan imun dan memperbanyak do’a).

Salah satu upaya yang sering terlupakan adalah meningkatkan imun atau daya tahan tubuh. Di tengah krisis kesehatan akibat adanya pandemi, kesehatan tradisional menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan masyarakat untuk menjaga imunitas.

Nah, Puskesmas Gondangwetan kini intens melakukan pembinaan kepada Kelompok Asuhan Mandiri tanaman obat keluarga (Toga). Seperti yang pernah digelar di Balai Desa Ranggeh. Masyarakat dapat memanfaatkan keterampilannya dalam meningkatkan imunitas tubuh melalui pemanfaatan TOGA dan Akupresur.

Pemateri di kegiatan pembinaan tersebut yakni dr. Dian Megawati. Dia menjelaskan Toga yang dapat dikonsumsi dan dibuat menjadi jamu untuk immune booster antara lain temulawak, kunyit, dan jahe. Selain bahan utama tersebut dapat juga ditambahkan bahan lain untuk menambah rasa dan memberi aroma yang menggugah selera seperti kayu manis, serai dan gula aren.

Selain itu peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai teknik akupresur sederhana. Peserta diajak untuk mempraktikkan akupresur pada titik-titik di tubuh manusia yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan imun, mengatasi stress dan memperlancar aliran darah.

“Meskipun kegiatan diikuti peserta yang terbatas, kami berharap kegiatan pembinaan yang kami lakukan dapat bermanfaat. Agar masyarakat dapat menjaga kesehatan secara mandiri terutama di masa pandemi ini,” beber Dian Megawati, yang merupakan dokter fungsional Puskesmas Gondangwetan. (sid/fun)

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menekan angka Covid-19 yang belakangan melonjak. Termasuk di Kabupaten Pasuruan. Masyarakat diminta ikut mencegah dengan menggalakkan protokol kesehatan. Di antaranya 5M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, meningkatkan imun dan memperbanyak do’a).

Salah satu upaya yang sering terlupakan adalah meningkatkan imun atau daya tahan tubuh. Di tengah krisis kesehatan akibat adanya pandemi, kesehatan tradisional menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan masyarakat untuk menjaga imunitas.

Nah, Puskesmas Gondangwetan kini intens melakukan pembinaan kepada Kelompok Asuhan Mandiri tanaman obat keluarga (Toga). Seperti yang pernah digelar di Balai Desa Ranggeh. Masyarakat dapat memanfaatkan keterampilannya dalam meningkatkan imunitas tubuh melalui pemanfaatan TOGA dan Akupresur.

Pemateri di kegiatan pembinaan tersebut yakni dr. Dian Megawati. Dia menjelaskan Toga yang dapat dikonsumsi dan dibuat menjadi jamu untuk immune booster antara lain temulawak, kunyit, dan jahe. Selain bahan utama tersebut dapat juga ditambahkan bahan lain untuk menambah rasa dan memberi aroma yang menggugah selera seperti kayu manis, serai dan gula aren.

Selain itu peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai teknik akupresur sederhana. Peserta diajak untuk mempraktikkan akupresur pada titik-titik di tubuh manusia yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan imun, mengatasi stress dan memperlancar aliran darah.

“Meskipun kegiatan diikuti peserta yang terbatas, kami berharap kegiatan pembinaan yang kami lakukan dapat bermanfaat. Agar masyarakat dapat menjaga kesehatan secara mandiri terutama di masa pandemi ini,” beber Dian Megawati, yang merupakan dokter fungsional Puskesmas Gondangwetan. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/