alexametrics
25 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Pengajuan Rekomendasi Umrah di Kab Pasuruan Kembali Menggeliat

PASURUAN, Radar Bromo – Sejauh ini Arab Saudi belum memastikan kapan akan membuka ibadah umrah untuk jamaah di luar negaranya. Meski begitu, saat ini sudah ada pengajuan rekomendasi umrah ke Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan. Pengajuan rekomendasi umrah ini untuk kebutuhan membuat paspor di Kantor Imigrasi.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan Imron Muhadi mengatakan, sejak Arab Saudi menutup kegiatan umrah pada 27 Februari, permintaan rekomendasi umrah memang sempat anjlok.

“Saat akhir Februari sampai Maret, masyarakat masih berharap Arab Saudi segera membuka kembali kegiatan umrah. Sehingga, permintaan masih berjalan sampai akhir Maret lalu. Tapi, setelah April sama sekali tidak ada pengajuan sampai akhir Juni lalu.” terangnya.

Dikatakan Imron, sejak April lalu pengajuan rekomendasi umrah memang sempat kosong atau tidak ada lagi yang mengajukan. Ini, lantaran masyarakat masih belum ada kejelasan kapan ibadah umrah akan dibuka lagi oleh Pemerintah Arab Saudi.

Sedangkan dari data Kemenag Kabupaten Pasuruan, tercatat pada Januari lalu permintaan rekomendasi umrah masih 149 pengajuan. Bulan Februari sebanyak 88 pengajuan dan Maret turun hanya 21 pengajuan. Sedangkan bulan April dan Mei kosong.

Baru akhir Juni kemarin mulai ada pengajuan lagi.

Tercatat pengajuan rekomendasi umrah dari akhir Juni sampai kemarin (6/7) sudah ada 7 pengajuan.

Imron mengatakan, untuk pengajuan umrah lantaran calon jamaah ada kebutuhan untuk membuat paspor. “Jadi, untuk keperluan pembuatan paspor. Kendati untuk keberangkatan masih belum tahu kapan sampai Arab Saudi membuka lagi ibadah umrah,” terangnya.

Rekomendasi umrah sendiri memang syarat bagi jamaah umrah yang belum memiliki paspor dan hendak berangkat umrah. Namun, jika yang sudah memiliki paspor tidak perlu mengajukan rekomendasi umrah ke Kemenag. (eka/mie)

PASURUAN, Radar Bromo – Sejauh ini Arab Saudi belum memastikan kapan akan membuka ibadah umrah untuk jamaah di luar negaranya. Meski begitu, saat ini sudah ada pengajuan rekomendasi umrah ke Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan. Pengajuan rekomendasi umrah ini untuk kebutuhan membuat paspor di Kantor Imigrasi.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan Imron Muhadi mengatakan, sejak Arab Saudi menutup kegiatan umrah pada 27 Februari, permintaan rekomendasi umrah memang sempat anjlok.

“Saat akhir Februari sampai Maret, masyarakat masih berharap Arab Saudi segera membuka kembali kegiatan umrah. Sehingga, permintaan masih berjalan sampai akhir Maret lalu. Tapi, setelah April sama sekali tidak ada pengajuan sampai akhir Juni lalu.” terangnya.

Dikatakan Imron, sejak April lalu pengajuan rekomendasi umrah memang sempat kosong atau tidak ada lagi yang mengajukan. Ini, lantaran masyarakat masih belum ada kejelasan kapan ibadah umrah akan dibuka lagi oleh Pemerintah Arab Saudi.

Sedangkan dari data Kemenag Kabupaten Pasuruan, tercatat pada Januari lalu permintaan rekomendasi umrah masih 149 pengajuan. Bulan Februari sebanyak 88 pengajuan dan Maret turun hanya 21 pengajuan. Sedangkan bulan April dan Mei kosong.

Baru akhir Juni kemarin mulai ada pengajuan lagi.

Tercatat pengajuan rekomendasi umrah dari akhir Juni sampai kemarin (6/7) sudah ada 7 pengajuan.

Imron mengatakan, untuk pengajuan umrah lantaran calon jamaah ada kebutuhan untuk membuat paspor. “Jadi, untuk keperluan pembuatan paspor. Kendati untuk keberangkatan masih belum tahu kapan sampai Arab Saudi membuka lagi ibadah umrah,” terangnya.

Rekomendasi umrah sendiri memang syarat bagi jamaah umrah yang belum memiliki paspor dan hendak berangkat umrah. Namun, jika yang sudah memiliki paspor tidak perlu mengajukan rekomendasi umrah ke Kemenag. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/