alexametrics
26.8 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Penerimaan PBB Kota Pasuruan Lebihi 75 Persen

PASURUAN, Radar Bromo – Kepatuhan warga Kota Pasuruan dalam membayar Pajak Bumi Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB P2) cukup tinggi. Saat ini saja, penerimaan daerah dari sektor pajak tersebut sudah lebih dari 75 persen. Pemkot Pasuruan terus menggenjot agar pembayaran pajak tersebut bisa terpenuhi seratus persen.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menekankan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi panutan membayar pajak tepat waktu. Sehingga hal itu bisa menjadi contoh bagi masyarakat umum untuk memenuhi kewajibannya sebagai warga negara. Terlebih pembayaran PBB P2 kini bisa dilakukan secara nontunai melalui mobile banking.

“ASN itu harus jadi panutan termasuk dalam pembayaran PBB tepat waktu,” kata Gus Ipul -sapaan Saifullah Yusuf.

Menurutnya, dengan kemudahan membayar PBB P2 seperti saat ini, tidak ada lagi alasan untuk terlambat melunasi. Ia mengungkapkan kontribusi penting pajak yang dibayarkan demi kepentingan pembangunan daerah. “Pajak ini sangat penting bagi penerimaan daerah demi pembangunan,” katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, penerimaan daerah dari PBB P2 di Kota Pasuruan mengalami kenaikan. Pada 2020, penerimaan daerah dari PBB P2 mencapai sebesar Rp 3,8 miliar. Kemudian naik menjadi Rp 4,2 miliar sepanjang 2021 lalu. Gus Ipul juga menargetkan ada kenaikan pada 2022 ini. Ditargetkan, pada 2022 penerimaan PBB P2 bisa menyentuh angka Rp 5 miliar.

“Bila penerimaan daerah terpenuhi juga punya kontribusi penting untuk pembangunan daerah,” tandasnya. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Kepatuhan warga Kota Pasuruan dalam membayar Pajak Bumi Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB P2) cukup tinggi. Saat ini saja, penerimaan daerah dari sektor pajak tersebut sudah lebih dari 75 persen. Pemkot Pasuruan terus menggenjot agar pembayaran pajak tersebut bisa terpenuhi seratus persen.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menekankan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi panutan membayar pajak tepat waktu. Sehingga hal itu bisa menjadi contoh bagi masyarakat umum untuk memenuhi kewajibannya sebagai warga negara. Terlebih pembayaran PBB P2 kini bisa dilakukan secara nontunai melalui mobile banking.

“ASN itu harus jadi panutan termasuk dalam pembayaran PBB tepat waktu,” kata Gus Ipul -sapaan Saifullah Yusuf.

Menurutnya, dengan kemudahan membayar PBB P2 seperti saat ini, tidak ada lagi alasan untuk terlambat melunasi. Ia mengungkapkan kontribusi penting pajak yang dibayarkan demi kepentingan pembangunan daerah. “Pajak ini sangat penting bagi penerimaan daerah demi pembangunan,” katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, penerimaan daerah dari PBB P2 di Kota Pasuruan mengalami kenaikan. Pada 2020, penerimaan daerah dari PBB P2 mencapai sebesar Rp 3,8 miliar. Kemudian naik menjadi Rp 4,2 miliar sepanjang 2021 lalu. Gus Ipul juga menargetkan ada kenaikan pada 2022 ini. Ditargetkan, pada 2022 penerimaan PBB P2 bisa menyentuh angka Rp 5 miliar.

“Bila penerimaan daerah terpenuhi juga punya kontribusi penting untuk pembangunan daerah,” tandasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/