alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Kali Petung Kembali Meluap, Arus Lalin Pantura di Pasuruan Dialihkan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BUGUL KIDUL, Radar Bromo– Hujan deras yang melanda wilayah Pasuruan Minggu petang (7/3) kembali membuat Kali Petung meluap. Akibatnya Jembatan Bukwedi, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan pun terendam. Arus lalu lintas (lalin) dari arah Surabaya dan Probolinggo dialihkan lewat jalur lingkar selatan (JLS).

Pantauan radarbromo.jawapos.com, hujan deras melanda Pasuruan sejak pukul 15.00. Intensitas hujan yang tinggi dan merata dari hulu hingga ke hilir membuat aliran kali Petung naik dengan cepat. Sekitar pukul 19.30, kali Petung meluap dan merendam Jembatan Bukwedi. Tak hanya itu, jalan Ir Juanda yang terletak di sisi timur dan barat jembatan juga terendam.

ALIHKAN ARUS: Mobil polisi yang stand by di pertigaan Blandongan. Semua kendaraan dialihkan melewati JLS. (Foto: BPBD Kota Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan, Samsul Hadi mengungkapkan, faktor utama Kali Petung meluap karena hujan merata dengan intensitas tinggi dan lama. Luapan Kali Petung ini membawa pasir sehingga jalan pun menjadi licin. Sejak pukul 20.30, arus lalin di sisi timur dan barat pun dialihkan melalui JLS karena arus yang semakin deras.

“Hujan merata dari hulu ke hilir. Jadi arus kali Petung deras dan membuat jalan terendam cukup tinggi sekitar 60 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa baik di barat dan timur jembatan. Jalan juga licin jadi arus lalin dialihkan,”ungkapnya.


BESAR: Luapan air di sungai yang meluber ke jalan raya. (Foto: BPBD Kota Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Kendaraan dari arah Surabaya yang hendak ke Probolinggo diarahkan melalui simpang empat Apotek lurus ke Jalan Pahlawan kemudian belok kiri melintasi JLS. Selanjutnya belok ke timur ke arah Probolinggo.

Sementara kendaraan dari arah Probolinggo yang hendak ke Surabaya diarahkan belok di simpang tiga Blandongan ke selatan melintasi JLS dan belok ke barat di simpang tiga Karangketug menuju Surabaya.

Samsul mengaku pihaknya masih melakukan pendataan warga yang terdampak akibat banjir dari luapan kali Petung. Tim di lapangan cukup terkendala karena arus yang sangat deras dan licin.

Apalagi hujan masih belum reda sejak petang. Namun pihak BPBD sendiri sudah menyiagakan tim kesehatan, relawan dan mobil ambulan untuk mengevakuasi warga yang sakit atau membutuhkan pertolongan.

“Demi kelancaran lalin, ada petugas dari Polres Pasuruan Kota yang membantu berjaga di simpang tiga Veteran dan simpang tiga Blandongan. Jadi kendaraan yang melintas, bisa langsung diarahkan lewat jalur alternatif dengan melintasi JLS,”sebut Samsul. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

BUGUL KIDUL, Radar Bromo– Hujan deras yang melanda wilayah Pasuruan Minggu petang (7/3) kembali membuat Kali Petung meluap. Akibatnya Jembatan Bukwedi, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan pun terendam. Arus lalu lintas (lalin) dari arah Surabaya dan Probolinggo dialihkan lewat jalur lingkar selatan (JLS).

Pantauan radarbromo.jawapos.com, hujan deras melanda Pasuruan sejak pukul 15.00. Intensitas hujan yang tinggi dan merata dari hulu hingga ke hilir membuat aliran kali Petung naik dengan cepat. Sekitar pukul 19.30, kali Petung meluap dan merendam Jembatan Bukwedi. Tak hanya itu, jalan Ir Juanda yang terletak di sisi timur dan barat jembatan juga terendam.

ALIHKAN ARUS: Mobil polisi yang stand by di pertigaan Blandongan. Semua kendaraan dialihkan melewati JLS. (Foto: BPBD Kota Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Mobile_AP_Half Page

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan, Samsul Hadi mengungkapkan, faktor utama Kali Petung meluap karena hujan merata dengan intensitas tinggi dan lama. Luapan Kali Petung ini membawa pasir sehingga jalan pun menjadi licin. Sejak pukul 20.30, arus lalin di sisi timur dan barat pun dialihkan melalui JLS karena arus yang semakin deras.

“Hujan merata dari hulu ke hilir. Jadi arus kali Petung deras dan membuat jalan terendam cukup tinggi sekitar 60 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa baik di barat dan timur jembatan. Jalan juga licin jadi arus lalin dialihkan,”ungkapnya.


BESAR: Luapan air di sungai yang meluber ke jalan raya. (Foto: BPBD Kota Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Kendaraan dari arah Surabaya yang hendak ke Probolinggo diarahkan melalui simpang empat Apotek lurus ke Jalan Pahlawan kemudian belok kiri melintasi JLS. Selanjutnya belok ke timur ke arah Probolinggo.

Sementara kendaraan dari arah Probolinggo yang hendak ke Surabaya diarahkan belok di simpang tiga Blandongan ke selatan melintasi JLS dan belok ke barat di simpang tiga Karangketug menuju Surabaya.

Samsul mengaku pihaknya masih melakukan pendataan warga yang terdampak akibat banjir dari luapan kali Petung. Tim di lapangan cukup terkendala karena arus yang sangat deras dan licin.

Apalagi hujan masih belum reda sejak petang. Namun pihak BPBD sendiri sudah menyiagakan tim kesehatan, relawan dan mobil ambulan untuk mengevakuasi warga yang sakit atau membutuhkan pertolongan.

“Demi kelancaran lalin, ada petugas dari Polres Pasuruan Kota yang membantu berjaga di simpang tiga Veteran dan simpang tiga Blandongan. Jadi kendaraan yang melintas, bisa langsung diarahkan lewat jalur alternatif dengan melintasi JLS,”sebut Samsul. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2