alexametrics
25 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Dewan: Perbaikan Pasar Karangketug Bisa Pakai Dana Tanggap Bencana

GADINGREJO, Radar Bromo– Kebakaran yang melanda Pasar Karangketug menuai berbagai respons. Salah satunya dari anggota DPRD Kota Pasuruan. DPRD pun meminta Pemkot Pasuruan segera bertindak pascakebakaran pasar.

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Pasuruan Ismu Hardiyanto mengatakan, pemkot harus melakukan upaya perbaikan atas puluhan bedak yang terbakar. Hal itu semestinya dilakukan dalam waktu dekat. Perbaikan bisa dilakukan dengan menggunakan dana tanggap bencana.

“Pemkot bisa menggunakan dana tanggap bencana untuk mengantisipasi keadaan saat ini,” katanya.

Dia menguraikan, dana tanggap bencana itu bisa dialokasikan melalui perubahan APBD 2020. Meski PAK 2020 sudah didok dan sekarang dalam proses verifikasi di Pemprov. Hal itu menurut Ismu, tak menjadi masalah. Dengan catatan, Wali Kota menerbitkan SK tanggap bencana. Maka hal itu bisa menjadi dasar pencairan dana tanggap bencana.

Dengan demikian, perbaikan bisa langsung dilakukan tanpa perlu menunggu tahun depan. Apalagi, insiden kebakaran pasar bukan kali ini saja terjadi. Ismu menyinggung kebakaran pasar mebel Bukir beberapa tahun lalu. Akan tetapi sampai saat ini, revitalisasi pasar belum bisa direalisasikan.

“Kita sudah punya pengalaman dengan terbakarnya pasar Bukir. Maka sekarang harus lebih baik penanganannya,” jelas politisi PKS itu. (tom/fun)

GADINGREJO, Radar Bromo– Kebakaran yang melanda Pasar Karangketug menuai berbagai respons. Salah satunya dari anggota DPRD Kota Pasuruan. DPRD pun meminta Pemkot Pasuruan segera bertindak pascakebakaran pasar.

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Pasuruan Ismu Hardiyanto mengatakan, pemkot harus melakukan upaya perbaikan atas puluhan bedak yang terbakar. Hal itu semestinya dilakukan dalam waktu dekat. Perbaikan bisa dilakukan dengan menggunakan dana tanggap bencana.

“Pemkot bisa menggunakan dana tanggap bencana untuk mengantisipasi keadaan saat ini,” katanya.

Dia menguraikan, dana tanggap bencana itu bisa dialokasikan melalui perubahan APBD 2020. Meski PAK 2020 sudah didok dan sekarang dalam proses verifikasi di Pemprov. Hal itu menurut Ismu, tak menjadi masalah. Dengan catatan, Wali Kota menerbitkan SK tanggap bencana. Maka hal itu bisa menjadi dasar pencairan dana tanggap bencana.

Dengan demikian, perbaikan bisa langsung dilakukan tanpa perlu menunggu tahun depan. Apalagi, insiden kebakaran pasar bukan kali ini saja terjadi. Ismu menyinggung kebakaran pasar mebel Bukir beberapa tahun lalu. Akan tetapi sampai saat ini, revitalisasi pasar belum bisa direalisasikan.

“Kita sudah punya pengalaman dengan terbakarnya pasar Bukir. Maka sekarang harus lebih baik penanganannya,” jelas politisi PKS itu. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/