alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Laporan Positif Covid-19 Nihil, Semua Pelamar CPNS-PPPK Siap Ikut SKD

PASURUAN, Radar Bromo – Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Kabupaten Pasuruan memastikan tidak ada peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS dan PPPK nonguru yang melaporkan dirinya terkonfirmasi Covid-19. Jadi, semua peserta berhak mengikuti tes SKD mulai hari ini (6/10).

”Tidak ada (yang melapor terkonfirmasi). Berdoa saja semuanya berjalan lancar,” kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf melalui Ketua Panselda Anang Saiful Wijaya.

Dia mengingatkan, pelaksanaan SKD digelar dua hari, yakni 6-7 Oktober. Seluruh peserta harus membawa hasil tes swab PCR maupun tes swab antigen. Itu persyaratan wajib bagi seluruh peserta.

“Ini untuk memastikan peserta tidak terkonfirmasi positif. Jadi, wajib membawa hasil swab dan harus sudah vaksin minimal dosis pertama,” papar Anang.

Dia menjelaskan, dalam aturan sudah ditegaskan, mereka yang terkonfirmasi positif pada hari pelaksanaan akan dinyatakan mengundurkan diri. Karena itu, panitia memberikan waktu 14 hari sebelumnya untuk melapor. “Aturannya begitu,” terangnya.

Bagaimana persiapan pelaksanaan tes? Menurut Anang, penyelenggaraan tes SKD sudah siap seratus persen. Lokasinya adalah Gedung Darmoyudo, Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan. Diharapkan, semua peserta bisa mengikuti tes dengan lancar.

Dalam SKD hari ini, total ada 1.034 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Para peserta diberi kebebasan untuk memilih lokasi pelaksanaan SKD. Hasilnya, ada 40 peserta yang memilih mengikuti SKD di luar Jawa Timur. Lalu, 994 pelamar memilih lokasi SKD di Pasuruan. Perinciannya, 851 CPNS dan 143 PPPK nonguru.

Untuk peserta SKD, Pemkab Pasuruan juga mempersilakan 3.333 calon PPPK guru asal Kabupaten Pasuruan untuk mengikuti vaksinasi dan swab antigen. Biayanya gratis. (sid/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Kabupaten Pasuruan memastikan tidak ada peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS dan PPPK nonguru yang melaporkan dirinya terkonfirmasi Covid-19. Jadi, semua peserta berhak mengikuti tes SKD mulai hari ini (6/10).

”Tidak ada (yang melapor terkonfirmasi). Berdoa saja semuanya berjalan lancar,” kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf melalui Ketua Panselda Anang Saiful Wijaya.

Dia mengingatkan, pelaksanaan SKD digelar dua hari, yakni 6-7 Oktober. Seluruh peserta harus membawa hasil tes swab PCR maupun tes swab antigen. Itu persyaratan wajib bagi seluruh peserta.

“Ini untuk memastikan peserta tidak terkonfirmasi positif. Jadi, wajib membawa hasil swab dan harus sudah vaksin minimal dosis pertama,” papar Anang.

Dia menjelaskan, dalam aturan sudah ditegaskan, mereka yang terkonfirmasi positif pada hari pelaksanaan akan dinyatakan mengundurkan diri. Karena itu, panitia memberikan waktu 14 hari sebelumnya untuk melapor. “Aturannya begitu,” terangnya.

Bagaimana persiapan pelaksanaan tes? Menurut Anang, penyelenggaraan tes SKD sudah siap seratus persen. Lokasinya adalah Gedung Darmoyudo, Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan. Diharapkan, semua peserta bisa mengikuti tes dengan lancar.

Dalam SKD hari ini, total ada 1.034 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Para peserta diberi kebebasan untuk memilih lokasi pelaksanaan SKD. Hasilnya, ada 40 peserta yang memilih mengikuti SKD di luar Jawa Timur. Lalu, 994 pelamar memilih lokasi SKD di Pasuruan. Perinciannya, 851 CPNS dan 143 PPPK nonguru.

Untuk peserta SKD, Pemkab Pasuruan juga mempersilakan 3.333 calon PPPK guru asal Kabupaten Pasuruan untuk mengikuti vaksinasi dan swab antigen. Biayanya gratis. (sid/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/