alexametrics
30.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

PKL di Jalan Pangsud Bandel Lagi, ya Kena Tegur Lagi

PURWOREJO, Radar Bromo – Teguran Satpol PP dan Satlantas Polres Pasuruan Kota tidak membuat pedagang kaki lima (PKL) buah serta merta jera. Rabu (5/5), mereka masih nekat berjualan lagi di Jalan Panglima Sudirman. Tepatnya, depan SMA Negeri 2 Pasuruan.

Satpol PP dan polisi pun mengeluarkan teguran kedua. Kepada aparat penegak peraturan daerah dan penegak hukum itu, mereka pun meminta maaf. Namun, mereka lagi-lagi beralasan tidak punya tempat lain untuk berjualan. Karena itu, pedagang bingung saat dioperasi aparat gabungan.

”Kalau tidak boleh berjualan di sini, terus kami berjualan di mana, Pak,” ujar salah satu pedagang. Mereka juga beralasan ingin mencari nafkah untuk Lebaran ini.

Satpol PP dan polantas kemudian memberikan pemahaman lagi. Sebab, berjualan di Jalan Panglima Sudirman bisa membahayakan pengendara lain. Bisa terjadi kecelakaan. Sebab, para pedagang memakan sebagian badan jalan untuk berdagang.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo menyatakan sangat menyayangkan sikap para PKL yang tetap membandel. Apalagi mereka berdalih tidak ada lahan untuk berjualan. Padahal, satpol PP dan polisi sudah memberikan solusi agar mereka berjualan di Pasar Kebonagung.

Karena itu, para PKL tetap kena surat teguran kedua. Itu sebagai peringatan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya. Semoga tidak terulang lagi. ”Sebab, bahu jalan bukan untuk berjualan,” terang Breni. (riz/far)

PURWOREJO, Radar Bromo – Teguran Satpol PP dan Satlantas Polres Pasuruan Kota tidak membuat pedagang kaki lima (PKL) buah serta merta jera. Rabu (5/5), mereka masih nekat berjualan lagi di Jalan Panglima Sudirman. Tepatnya, depan SMA Negeri 2 Pasuruan.

Satpol PP dan polisi pun mengeluarkan teguran kedua. Kepada aparat penegak peraturan daerah dan penegak hukum itu, mereka pun meminta maaf. Namun, mereka lagi-lagi beralasan tidak punya tempat lain untuk berjualan. Karena itu, pedagang bingung saat dioperasi aparat gabungan.

”Kalau tidak boleh berjualan di sini, terus kami berjualan di mana, Pak,” ujar salah satu pedagang. Mereka juga beralasan ingin mencari nafkah untuk Lebaran ini.

Satpol PP dan polantas kemudian memberikan pemahaman lagi. Sebab, berjualan di Jalan Panglima Sudirman bisa membahayakan pengendara lain. Bisa terjadi kecelakaan. Sebab, para pedagang memakan sebagian badan jalan untuk berdagang.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo menyatakan sangat menyayangkan sikap para PKL yang tetap membandel. Apalagi mereka berdalih tidak ada lahan untuk berjualan. Padahal, satpol PP dan polisi sudah memberikan solusi agar mereka berjualan di Pasar Kebonagung.

Karena itu, para PKL tetap kena surat teguran kedua. Itu sebagai peringatan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya. Semoga tidak terulang lagi. ”Sebab, bahu jalan bukan untuk berjualan,” terang Breni. (riz/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/