alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Ada Penyekatan, Volume Kendaraan di Ruas Tol Turun

PANDAAN, Radar Bromo – Hingga menjelang hari raya, volume kendaraan yang melintas di jalur bebas hambatan, tidak terlalu banyak. Bahkan cenderung menurun selama Ramadan ini. Pun begitu dengan adanya penyekatan di sejumlah daerah, kendaraan yang melintas juga tak banyak.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, adanya penurunan volume kendaraan ini terjadi di tiga ruas jalan tol. Yakni ruas Gempol–Pasuruan, Gempol–Pandaan dan Pandaan–Malang.

Hingga kemarin tampak terlihat, jarak antar kendaraan cukup jauh dan bahkan jarang. Tak begitu padat. Apalagi di malam hari, justru lebih sepi.

Pengelola ruas jalan tol Gempol – Pandaan, melalui manajer operasi PT Jasamarga Pandaan Tol Sumantri menuturkan, volume kendaraan melintas di tol Gempol–Pandaan terjadi penurunan. Ini tercatat mulai awal Ramadan hingga sekarang.

“Tren kendaraan pengguna jalan tol di ruas Gempol-Pandaan turun. Prediksi kondisi seperti ini akan berlanjut hingga Lebaran. Karena ada larangan untuk mudik dari pemerintah, juga penyekatan-penyekatan,” katanya.

Di hari kerja, penurunan volume kendaraan pengguna jalan tol ruas Gempol – Pandaan turun hingga 11,98 persen. Saat hari libur, jauh lebih besar penurunannya karena sampai 30,5 persen.

“Kendaraan yang melintas tetap didominasi golongan satu, seperti mobil pribadi dan minibus,” jelasnya.

Kondisi serupa, juga terjadi di ruas jalan tol Gempol – Pasuruan. Volume kendaraan melintas ruas jalan tol ini cenderung turun, hingga sekitar 2-5 persen. Dilapangan, kondisi yang ada tak jauh beda dengan Ramadan di tahun lalu yang saat itu juga sudah dilanda pandemi.

Ditambah lagi adanya penyekatan di beberapa titik, tentu berpengaruh juga terhadap turunnya kendaraan yang melintas.

“Sebelum Ramadan, per harinya rata-rata 20.550 kendaraan yang melintas. Selama Ramadan, rata-rata hanya 20.115 kendaraan saja,” beber manajer operasi PT. Jasamarga Gempol-Pasuruan, Susilo.

Sementara itu, di ruas jalan tol Pandaan–Malang, penurunan volume kendaraan juga terjadi selama Ramadan. Kendaraan yang melintas, tetap didominasi golongan satu.

“Ditempat kami (tol Gempol-Pasuruan, Red), volume kendaraan yang melintas turun dari lalulintas normal. Persentase penurunannya hingga 20 persen,” ungkap manajer umum operasional PT. Jasamarga Pandaan-Malang, Indrawan.

Saat waktu mudik lebaran, 6-17 Mei, tol Pandaan Malang diprediksi akan mengalami penurunan sekitar 40 persen dari lalulintas normal. “Karena ada larangan mudik, juga penyekatan serta hanya satu rayon saja yang boleh. Sedangkan Malang beda rayon dengan Surabaya,” tuturnya. (zal/fun)

PANDAAN, Radar Bromo – Hingga menjelang hari raya, volume kendaraan yang melintas di jalur bebas hambatan, tidak terlalu banyak. Bahkan cenderung menurun selama Ramadan ini. Pun begitu dengan adanya penyekatan di sejumlah daerah, kendaraan yang melintas juga tak banyak.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, adanya penurunan volume kendaraan ini terjadi di tiga ruas jalan tol. Yakni ruas Gempol–Pasuruan, Gempol–Pandaan dan Pandaan–Malang.

Hingga kemarin tampak terlihat, jarak antar kendaraan cukup jauh dan bahkan jarang. Tak begitu padat. Apalagi di malam hari, justru lebih sepi.

Pengelola ruas jalan tol Gempol – Pandaan, melalui manajer operasi PT Jasamarga Pandaan Tol Sumantri menuturkan, volume kendaraan melintas di tol Gempol–Pandaan terjadi penurunan. Ini tercatat mulai awal Ramadan hingga sekarang.

“Tren kendaraan pengguna jalan tol di ruas Gempol-Pandaan turun. Prediksi kondisi seperti ini akan berlanjut hingga Lebaran. Karena ada larangan untuk mudik dari pemerintah, juga penyekatan-penyekatan,” katanya.

Di hari kerja, penurunan volume kendaraan pengguna jalan tol ruas Gempol – Pandaan turun hingga 11,98 persen. Saat hari libur, jauh lebih besar penurunannya karena sampai 30,5 persen.

“Kendaraan yang melintas tetap didominasi golongan satu, seperti mobil pribadi dan minibus,” jelasnya.

Kondisi serupa, juga terjadi di ruas jalan tol Gempol – Pasuruan. Volume kendaraan melintas ruas jalan tol ini cenderung turun, hingga sekitar 2-5 persen. Dilapangan, kondisi yang ada tak jauh beda dengan Ramadan di tahun lalu yang saat itu juga sudah dilanda pandemi.

Ditambah lagi adanya penyekatan di beberapa titik, tentu berpengaruh juga terhadap turunnya kendaraan yang melintas.

“Sebelum Ramadan, per harinya rata-rata 20.550 kendaraan yang melintas. Selama Ramadan, rata-rata hanya 20.115 kendaraan saja,” beber manajer operasi PT. Jasamarga Gempol-Pasuruan, Susilo.

Sementara itu, di ruas jalan tol Pandaan–Malang, penurunan volume kendaraan juga terjadi selama Ramadan. Kendaraan yang melintas, tetap didominasi golongan satu.

“Ditempat kami (tol Gempol-Pasuruan, Red), volume kendaraan yang melintas turun dari lalulintas normal. Persentase penurunannya hingga 20 persen,” ungkap manajer umum operasional PT. Jasamarga Pandaan-Malang, Indrawan.

Saat waktu mudik lebaran, 6-17 Mei, tol Pandaan Malang diprediksi akan mengalami penurunan sekitar 40 persen dari lalulintas normal. “Karena ada larangan mudik, juga penyekatan serta hanya satu rayon saja yang boleh. Sedangkan Malang beda rayon dengan Surabaya,” tuturnya. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/