alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Hibah FKUB di Kota Pasuruan Tahun 2021 Naik Rp 5 Juta

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Selama tiga tahun terakhir, Pemkot Pasuruan memberikan hibah kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan. Rencananya, hibah yang akan digelontor tahun ini bertambah dari tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Probolinggo Imam Subekti melalui Kasubbid Kemasyarakatan Purwati. Menurutnya, FKUB tercatat sudah menerima hibah dari pemerintah sejak 2019. Saat itu besarannya Rp 70 juta. “Pada tahun berikutnya (2020), nilainya juga sama,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemkot kembali mengalokasikan hibah melalui APBD 2021. Kali ini dana hibah yang akan diberikan lebih besar. Dibandingkan dua tahun sebelumnya, hibah FKUB naik menjadi Rp 75 juta. “Sudah mengajukan dan sekarang tinggal diproses untuk pencairan hibahnya,” bebernya.

Purwati menambahkan, keberadaan FKUB dinilai penting. Karena lembaga ini memiliki tugas untuk menciptakan terjalinnya kerukunan antarumat beragama. Sehingga, diharapkan tercipta suasana yang kondusif di tengah masyarakat yang heterogen.

Berbeda dengan lembaga lain, hibah untuk FKUB selalu diberikan saban tahun. Sedangkan, untuk lembaga lainnya menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. “Jadi setiap tahun, karena lembaga bentukan pemerintah,” ujar Purwati. (tom/rud)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Selama tiga tahun terakhir, Pemkot Pasuruan memberikan hibah kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan. Rencananya, hibah yang akan digelontor tahun ini bertambah dari tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Probolinggo Imam Subekti melalui Kasubbid Kemasyarakatan Purwati. Menurutnya, FKUB tercatat sudah menerima hibah dari pemerintah sejak 2019. Saat itu besarannya Rp 70 juta. “Pada tahun berikutnya (2020), nilainya juga sama,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemkot kembali mengalokasikan hibah melalui APBD 2021. Kali ini dana hibah yang akan diberikan lebih besar. Dibandingkan dua tahun sebelumnya, hibah FKUB naik menjadi Rp 75 juta. “Sudah mengajukan dan sekarang tinggal diproses untuk pencairan hibahnya,” bebernya.

Purwati menambahkan, keberadaan FKUB dinilai penting. Karena lembaga ini memiliki tugas untuk menciptakan terjalinnya kerukunan antarumat beragama. Sehingga, diharapkan tercipta suasana yang kondusif di tengah masyarakat yang heterogen.

Berbeda dengan lembaga lain, hibah untuk FKUB selalu diberikan saban tahun. Sedangkan, untuk lembaga lainnya menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. “Jadi setiap tahun, karena lembaga bentukan pemerintah,” ujar Purwati. (tom/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/