alexametrics
26.5 C
Probolinggo
Saturday, 21 May 2022

Hanya Pemeliharaan Rutin Tambal Sulam di Jalan Gatot Subroto

PURWOREJO, Radar Bromo – Ruas Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo kerap dilakukan tambal sulam. Kondisi ini tidak terlepas karena ruas jalan nasional itu sering rusak dan berlubang. Kendati demikian, Balai Besar Pemelihaaran Jalan Nasional (BBPJN) VIII memastikan tetap hanya melakukan pemeliharaan rutin di lokasi tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol Pasuruan Probolinggo, Rudy Napitupulu mengungkapkan jalur lingkar selatan (JLS) tersebut memang kerap ditambal sulam. Sebab jalan setempat sering rusak karena berada jalur padat yang kerap dilalui kendaraan berat. Saat musim hujan, aspal jalan terkikis. Sehingga acapkali Jalan Gatot Subroto rusak.

“Bahkan sejak pekan lalu tim lapangan terus mobile untuk menambal jalan jalan yang rusak dan butuh pembenahan. Termasuk di dalamnya, jalan Gatot Subroto ini,” ungkapnya.

Pria asal Kota Medan, Sumut ini menjelaskan ruas jalan setempat memang butuh pembenahan mayor seperti rigid. Soalnya sejak tahun lalu, pihaknya berencana melakukan rigid pada sejumlah titik di JLS yang mengarah ke Kota Surabaya ini. Namun, karena ada penanganan yang lebih mendesak, maka rencana ini pun urung terlaksana tahun lalu.

“Kondisi serupa juga terjadi tahun ini. Kami hanya bisa melakukan pemeliharaan saja. Sebab anggaran yang ada cuma tersedia Rp 18 miliar, separo dari anggaran tahun lalu,” sebut Rudy. (riz/fun)

PURWOREJO, Radar Bromo – Ruas Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo kerap dilakukan tambal sulam. Kondisi ini tidak terlepas karena ruas jalan nasional itu sering rusak dan berlubang. Kendati demikian, Balai Besar Pemelihaaran Jalan Nasional (BBPJN) VIII memastikan tetap hanya melakukan pemeliharaan rutin di lokasi tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol Pasuruan Probolinggo, Rudy Napitupulu mengungkapkan jalur lingkar selatan (JLS) tersebut memang kerap ditambal sulam. Sebab jalan setempat sering rusak karena berada jalur padat yang kerap dilalui kendaraan berat. Saat musim hujan, aspal jalan terkikis. Sehingga acapkali Jalan Gatot Subroto rusak.

“Bahkan sejak pekan lalu tim lapangan terus mobile untuk menambal jalan jalan yang rusak dan butuh pembenahan. Termasuk di dalamnya, jalan Gatot Subroto ini,” ungkapnya.

Pria asal Kota Medan, Sumut ini menjelaskan ruas jalan setempat memang butuh pembenahan mayor seperti rigid. Soalnya sejak tahun lalu, pihaknya berencana melakukan rigid pada sejumlah titik di JLS yang mengarah ke Kota Surabaya ini. Namun, karena ada penanganan yang lebih mendesak, maka rencana ini pun urung terlaksana tahun lalu.

“Kondisi serupa juga terjadi tahun ini. Kami hanya bisa melakukan pemeliharaan saja. Sebab anggaran yang ada cuma tersedia Rp 18 miliar, separo dari anggaran tahun lalu,” sebut Rudy. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/