alexametrics
27.9 C
Probolinggo
Wednesday, 16 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

CJH Boleh Tarik Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PURWOREJO, Radar Bromo – Pembatalan ibadah haji tahun ini kembali membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan serupa dengan tahun lalu. CJH yang batal berangkat boleh menarik setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH).

Di Kota Pasuruan, ada 234 CJH yang akan berangkat pada 2020. Namun, tidak semua melunasi BIPIH. CJH yang sudah melunasi BIPIH ada 214 orang. Ratusan CJH itulah yang sedianya diprioritaskan berangkat tahun ini. Sebelum akhirnya pemerintah kembali menunda keberangkatannya.

Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di Kemenag Kota Pasuruan Moh Ismail mengatakan, CJH yang sudah melunasi BIPIH itu mendapat prioritas untuk berangkat tahun depan. Dengan catatan, Arab Saudi sudah menerima jamaah dari Indonesia.

Meski demikian, setoran pelunasan BIPIH dapat ditarik kembali oleh jamaah sehubungan dengan pembatalan ini. “Kalau ada yang mengajukan penarikan setoran pelunasan tetap akan dilayani,” beber Ismail.

Tahun lalu, menurutnya, juga ada CJH yang menarik setoran pelunasan BIPIH. Namun, hanya dua orang. Sedangkan tahun ini, pihaknya belum menerima pengajuan serupa. Ismail juga menyebut, dana itu bisa tetap di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Jadi, uang jamaah yang tidak ditarik pelunasannya itu tetap aman,” kata Ismail.

Menurutnya, dana tersebut kini diinvestasikan dan ditempatkan pada bank-bank syariah. Serta dikelola dengan prinsip syariah yang aman. Ismail mengatakan, setoran pelunasan yang tidak ditarik bisa menjadi keuntungan bagi CJH.

“Mereka tidak perlu menambah setoran pelunasan lagi apabila ada kenaikan BIPIH di kemudian hari,” bebernya.

Sementara itu, di Kabupaten Pasuruan ada 21 CJH yang menarik setoran pelunasan BIPIH. Kasi Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan Muhammad Yusuf mengatakan, CJH yang tertunda keberangkatannya memang boleh menarik setoran pelunasan BIPIH.

Dan itu tidak akan berdampak kepada porsi haji tahun berikutnya. Artinya, CJH yang menarik setoran pelunasan BIPIH bisa tetap berangkat tahun depan. Asalkan, yang bersangkutan kembali melunasi BIPIH saat akan berangkat.

“Tidak pengaruh. Asal saat hendak berangkat tahun depannya dilunasi,” jelasnya.

Di Kabupaten Pasuruan, ada 1.261 CJH yang sudah melunasi BIPIH. Dan, 21 di antaranya menarik setoran pelunasan BIPIH.

Yusuf pun tidak mempermasalah penarikan setoran pelunasan BIPIH oleh 21 CJH itu. Apalagi, alasannya karena ada kebutuhan mendadak.

“Ya, tidak apa-apa. Sudah ada beberapa CJH yang menarik setoran pelunasan,” tandasnya. (tom/sid/hn)

Mobile_AP_Rectangle 1

PURWOREJO, Radar Bromo – Pembatalan ibadah haji tahun ini kembali membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan serupa dengan tahun lalu. CJH yang batal berangkat boleh menarik setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH).

Di Kota Pasuruan, ada 234 CJH yang akan berangkat pada 2020. Namun, tidak semua melunasi BIPIH. CJH yang sudah melunasi BIPIH ada 214 orang. Ratusan CJH itulah yang sedianya diprioritaskan berangkat tahun ini. Sebelum akhirnya pemerintah kembali menunda keberangkatannya.

Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di Kemenag Kota Pasuruan Moh Ismail mengatakan, CJH yang sudah melunasi BIPIH itu mendapat prioritas untuk berangkat tahun depan. Dengan catatan, Arab Saudi sudah menerima jamaah dari Indonesia.

Mobile_AP_Half Page

Meski demikian, setoran pelunasan BIPIH dapat ditarik kembali oleh jamaah sehubungan dengan pembatalan ini. “Kalau ada yang mengajukan penarikan setoran pelunasan tetap akan dilayani,” beber Ismail.

Tahun lalu, menurutnya, juga ada CJH yang menarik setoran pelunasan BIPIH. Namun, hanya dua orang. Sedangkan tahun ini, pihaknya belum menerima pengajuan serupa. Ismail juga menyebut, dana itu bisa tetap di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Jadi, uang jamaah yang tidak ditarik pelunasannya itu tetap aman,” kata Ismail.

Menurutnya, dana tersebut kini diinvestasikan dan ditempatkan pada bank-bank syariah. Serta dikelola dengan prinsip syariah yang aman. Ismail mengatakan, setoran pelunasan yang tidak ditarik bisa menjadi keuntungan bagi CJH.

“Mereka tidak perlu menambah setoran pelunasan lagi apabila ada kenaikan BIPIH di kemudian hari,” bebernya.

Sementara itu, di Kabupaten Pasuruan ada 21 CJH yang menarik setoran pelunasan BIPIH. Kasi Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan Muhammad Yusuf mengatakan, CJH yang tertunda keberangkatannya memang boleh menarik setoran pelunasan BIPIH.

Dan itu tidak akan berdampak kepada porsi haji tahun berikutnya. Artinya, CJH yang menarik setoran pelunasan BIPIH bisa tetap berangkat tahun depan. Asalkan, yang bersangkutan kembali melunasi BIPIH saat akan berangkat.

“Tidak pengaruh. Asal saat hendak berangkat tahun depannya dilunasi,” jelasnya.

Di Kabupaten Pasuruan, ada 1.261 CJH yang sudah melunasi BIPIH. Dan, 21 di antaranya menarik setoran pelunasan BIPIH.

Yusuf pun tidak mempermasalah penarikan setoran pelunasan BIPIH oleh 21 CJH itu. Apalagi, alasannya karena ada kebutuhan mendadak.

“Ya, tidak apa-apa. Sudah ada beberapa CJH yang menarik setoran pelunasan,” tandasnya. (tom/sid/hn)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2