alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Rencana Angkot Pelajar Masih Berlanjut karena Tak Bersinggungan dengan Bus Sekolah

GADINGREJO, Radar Bromo– Keinginan Pemkot Pasuruan untuk menyediakan angkutan pelajar bagi siswa di Kota Pasuruan masih berlanjut. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan memastikan jika program ini terealisasi, angkot pelajar tidak akan bentrok dengan bus pelajar yang sudah beroperasi sejak awal tahun ini.

Kabid Angkutan Jalan pada Dishub Kota Pasuruan, Samsul Arifin mengungkapkan, saat ini operasional bus pelajar sudah memasuki bulan kelima. Sejauh ini pihaknya melihat dari hari ke hari animo siswa semakin tinggi. Rata rata mereka senang dan puas naik bus pelajar karena tidak perlu jalan maupun membayar ongkos untuk pulang.

Ini terlihat sebelum pandemi, saat sekolah masih berjalan reguler. Animo yang tinggi pada bus pelajar ini membuat Dishub tetap berkeinginan menyediakan angkutan kota pelajar. Meski nantinya keduanya beroperasional bersamaan, pihaknya memastikan tidak akan terjadi bentrok. Sebab bus pelajar mengangkut siswa di sisi utara perkotaan yang tidak dilewati oleh angkot. Sementara angkot nantinya tetap mengangkut siswa di jalur mereka sebagaimana biasanya.

“Rencana angkot pelajar tetap berjalan. Ini berdasarkan bus pelajar yang animonya baik. Hal ini ingin kami bawa ke angkot pelajar. Nanti jalur yang mereka lewati itu tetap berbeda,” ungkapnya.

WILAYAH UTARA: Bus sekolah yang digratiskan untuk pelajar di Kota Pasuruan. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)

Samsul menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan pelaksanaan angkot pelajar ini. Namun realisasinya tidak mungkin dilakukan tahun ini. Sebab saat ini tim perencanaan masih membahas konsep yang akan dijalankan, termasuk anggaran yang dibutuhkan untuk subsidi bagi pemilik angkot nantinya jika program ini mulai berjalan.

Menurutnya, saat ini pihaknya sudah menyampaikan rencana tersebut pada Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda). Rencana ini pun sudah masuk dalam kajian mereka. Hasil dari kajian inilah yang akan menjadi pertimbangan dalam menjalankan konsep angkot pelajar nantinya.

“Kami masih mematangkan konsep dari angkot pelajar ini. Intinya kami ingin yang terbaik bagi angkot dan pelajar. Ini bisa menjadi solusi bagi angkot yang sepi jika terlaksana,” terang Samsul. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Perlu Perkuat Perencanaan Pemanfaatan Pantai di Kota Probolinggo

Rencana Pemerintah kota probolinggo untuk mendapatkan izin pengelolaan pantai belum bisa segera terlaksana. Pasalnya Proses pengajuan sampai saat ini masih belum selesai.

Dinaikkan di P-APBD, Target PBB-P2 di Kab Pasuruan Sudah Terlampaui

Target penerimaan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pasuruan dinaikkan di Perubahan APBD (P-APBD).

BPBD Ajukan Tambah Truk Tangki-Mobil Double Cabin

Armada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan saat ini dinilai kurang memadai.

Lanjutan Proyek PLUT-KUMKM Kembali Diusulkan Tahun Depan

Pemkot Pasuruan sejatinya sudah berencana melanjutkan proyek itu menggunakan APBD tahun ini. Namun, batal karena realokasi anggaran untuk Covid-19.

Kurang Sebulan, Proyek Pasar Gondangwetan Baru 45 Persen

Masuk akhir November ini, pengerjaan revitalisasi Pasar Gondangwetan saat ini masih 45 persen.