alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Antisipasi Pemudik, 15 Kendaraan di Exit Tol Grati Di-Stop

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRATI, Radar Bromo – Antisipasi adanya pemudik yang masuk wilayah Pasuruan, terus dilakukan. Selasa (4/5), petugas gabungan melalukan operasi di Exit Tol Grati, Kabupaten Pasuruan. Ada 15 kendaraan yang distop. Namun, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran.

Operasi penyekatan di Exit Tol Grati, dilakukan sekitar pukul 10.00. Selama satu jam, belasan pengendara diperiksa petugas gabungan dari Satlantas Polres Pasuruan Kota dan Dishub Kabupaten Pasuruan.

Kanit Dikayasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengatakan, kegiatan penyekatan terhadap pengemudi roda empat dan lebih akan terus dilakukan. Tujuannya, memastikan tidak ada kendaraan luar rayon yang masuk ke wilayah Pasuruan, dengan tujuan mudik.

“Penyekatan akan terus kami laksanakan. Ini sesuai addedum SE Satgas Nasional Penanganan Covid-19 mulai tanggal 22 April -24 Mei. Kami akan tindak tegas siapapun yang nekat mudin di luar rayon,” ujarnya.

Breni mengatakan, penyekatan ini berupa pemeriksaan asal dan tujuan dengan memeriksa surat kendaraan, termasuk KTP. Ada 15 kendaraan yang diperiksa. Namun, ternyata tidak melanggar.

Asal dan tujuan mereka hanya wilayah Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Ada juga yang dari Kota Surabaya, namun mereka akan bekerja dan telah dilengkapi dengan surat tugas.

“Memang mereka kendaraan nopol (nomor polisi) luar wilayan, namun semuanya keperluan bekerja dengan menunjukkan surat tugas dari perusahaannya masing-masing,” ujar Breni. (riz/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRATI, Radar Bromo – Antisipasi adanya pemudik yang masuk wilayah Pasuruan, terus dilakukan. Selasa (4/5), petugas gabungan melalukan operasi di Exit Tol Grati, Kabupaten Pasuruan. Ada 15 kendaraan yang distop. Namun, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran.

Operasi penyekatan di Exit Tol Grati, dilakukan sekitar pukul 10.00. Selama satu jam, belasan pengendara diperiksa petugas gabungan dari Satlantas Polres Pasuruan Kota dan Dishub Kabupaten Pasuruan.

Kanit Dikayasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengatakan, kegiatan penyekatan terhadap pengemudi roda empat dan lebih akan terus dilakukan. Tujuannya, memastikan tidak ada kendaraan luar rayon yang masuk ke wilayah Pasuruan, dengan tujuan mudik.

Mobile_AP_Half Page

“Penyekatan akan terus kami laksanakan. Ini sesuai addedum SE Satgas Nasional Penanganan Covid-19 mulai tanggal 22 April -24 Mei. Kami akan tindak tegas siapapun yang nekat mudin di luar rayon,” ujarnya.

Breni mengatakan, penyekatan ini berupa pemeriksaan asal dan tujuan dengan memeriksa surat kendaraan, termasuk KTP. Ada 15 kendaraan yang diperiksa. Namun, ternyata tidak melanggar.

Asal dan tujuan mereka hanya wilayah Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Ada juga yang dari Kota Surabaya, namun mereka akan bekerja dan telah dilengkapi dengan surat tugas.

“Memang mereka kendaraan nopol (nomor polisi) luar wilayan, namun semuanya keperluan bekerja dengan menunjukkan surat tugas dari perusahaannya masing-masing,” ujar Breni. (riz/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2