Terjatuh saat Main di Tepi Sungai, Balita asal Pohjentrek Purworejo Tenggelam

PURWOREJO, Radar Bromo –Siang itu rupanya menjadi hari terakhir bagi Putri Nur Azizah, 4, bocah asal Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, bermain bersama teman-temannya. Saat bermain, dia diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Ia pun ditemukan meninggal, Sabtu (4/4) pukul 14.30.

Peristiwa memilukan ini awalnya diketahui M. Ainul Yakin, 40, warga Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Dia melihat tubuh anak kecil mengambang di sungai di Jalan Kiai Ahmad Dahlan, Kelurahan Pohjentrek.

Dia lantas memanggil warga setempat untuk mengecek. Warga pun berdatangan dan memastikan siapa bocah kecil yang mengambang itu. Ternyata, korban diketahui Putri Nur Azizah, warga setempat. Ainul Yakin lantas membawa korban ke Klinik Asy Syifa Kota Pasuruan. Dari klinik Asy Syifa, korban dirujuk ke RSUD dr. R Soedarsono Kota Pasuruan. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong lagi. Korban meninggal, sekitar pukul 15.00.

Ainul Yakin lantas menghubungi ayah korban, Abdul Halim, 49 untuk datang ke RSUD dr R Soedarsono. Dari sana, jenazah korban dibawa pulang dan langsung dimakamkan.

RUMAH DUKA: Petugas saat mendatangi rumah duka korban.

Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto mengungkapkan, korban sejak lahir tidak diasuh orang tuanya. Namun, diasuh tetangganya, M. Nasaruddin, 40.

Diduga, korban bermain di sungai yang ada di belakang rumah orang tua asuhnya bersama teman-temannya. Saat bermain itulah, diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai.

Pihak keluarga menurut Endy, tidak berkenan melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian. Keluarga mengihklaskan kejadian tersebut. Mereka menganggap ini sebagai musibah dan menolak otopsi pada korban. Sabtu, jenazah korban langsung dimakamkan oleh keluarga tanpa melapor pada pihak kepolisian.

“Korban dimakamkan di makam Kelurahan Pohjentrek sekira jam 19.00. Pihak keluarga membuat surat pernyataan menolak otopsi. Mereka menerima kematian korban sebagai musibah,”sebut Endy. (riz/hn)