44 Inovasi Pelayanan Publik Sudah Didaftarkan, Batas Waktu Terakhir 6 Maret

PASURUAN, Radar Bromo – Perangkat Daerah diminta segera mendaftarkan inovasinya dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Misi Apik) 2020. Saat ini masa pendaftaran sudah menjelang batas akhir.

Kepala Bagian Organisasi Pemkot Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengatakan, sejauh ini sudah ada 44 inovasi yang didaftarkan. Seluruhnya berasal dari perangkat daerah, unit layanan dan lembaga pendidikan di lingkungan Pemkot Pasuruan.

“Sebanyak 42 proposal inovasi sudah diikutkan pada kompetisi tahun lalu. Sedangkan peserta baru ada 2,” ungkapnya melalui Kasubbag Ketatalaksanaan dan Pengembangan Pelayanan Wakhfudi Hidayat.

Pihaknya berharap seluruh unit pelayanan publik di lingkungan Pemkot Pasuruan segera mendaftarkan inovasinya. Sebab masa pendaftaran bakal berakhir 6 Maret 2020.

“Kami harap peserta kompetisi tahun ini lebih banyak dari sebelumnya. Karena ini juga menjadi ajang evaluasi dari inovasi yang sudah dibangun atau dikembangkan setiap unit pelayanan publik di Kota Pasuruan,” jelasnya.

Total unit pelayanan publik sendiri berjumlah 140. Terdiri dari 41 perangkat daerah, selebihnya ialah Puskesmas serta lembaga pendidikan dasar mulai dari SD dan SMP. “Proposal diajukan secara online melalui website siupin.pasuruankota.go.id. Kemudian berkasnya dicetak dan diserahkan ke Bagian Organisasi,” ungkapnya.

Inovasi yang bisa dikompetisikan itu harus memenuhi beberapa unsur. Di antaranya memiliki kebaruan, efektif, bermanfaat, dapat direplikasi, dan sudah diterapkan minimal setahun. (tom/fun)