alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Rumah Kontrakan di Gadingrejo Ini Ambruk usai Hujan Deras

GADINGREJO, Radar Bromo – Sebuah rumah di Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan ambruk. Tak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi, Kamis (4/2) pagi. Penghuni rumah tersebut sempat mengungsi setelah merasakan firasat tidak baik.

Rumah kontrakan berada di kawasan padat penduduk itu dihuni oleh pasangan suami istri Mashuri dan Mariatul Islamiyah. Mereka juga tinggal dengan ketiga anaknya serta M Lutfi, kakak Mariatul Islamiyah. Keluarga itu sudah mengontrak rumah selama lima tahun terakhir.

Sebelum rumah dalam keadaan porak poranda, kawasan itu diguyur hujan deras hampir semalaman. Tak hanya itu, angin juga bertiup kencang. Sedangkan, Mashuri sedang bekerja ketika rumah kontrakannya ambruk. Sehingga hanya tinggal M Lutfi, Mariatul Islamiyah dan ketiga anaknya di rumah.

Bangunan rumah itu sendiri sudah lapuk. Bahkan dalam waktu sebulan terakhir, dinding di ruang tamu beberapa kali rontok. Dua pekan yang lalu, plafon di kamar tidur juga sempat ambrol. “Adik saya sempat khawatir. Sebelum kejadian, sekitar jam 2 malam dia dan tiga anaknya ngungsi di sebelah rumah,” kata Lutfi.

Sementara, Lutfi sendiri tidur di ruang tamu. Setelah salat subuh, ia mengeluarkan motornya ke depan rumah. Hal itu tak biasa ia lakukan sehari-hari. “Pas saya baru njagrak motor di depan, sudah ambruk. Beruntung masih belai slamet,” kata dia.

Insiden itu berlangsung sekitar pukul 04.30. Dia tak membayangkan apa yang akan terjadi ketika dirinya saat itu masih terlelap di ruang tamu. Rencananya, Lutfi memang hendak mengeluarkan barang-barang di dalam rumah, Kamis (4/2).

“Rencananya memang mau diperbaiki. Hari ini mau saya keluarkan semua barang-barang didalam. Tapi sudah keduluan ambruk,” tuturnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pasuruan, Samsul Hadi mengaku sempat meninjau lokasi rumah yang ambruk itu. Pihaknya juga mengerahkan tim untuk membantu evakuasi barang-barang yang berada di dalam rumah. Sementara warga mengumpulkan material yang masih bisa digunakan seperti genteng dikumpulkan.

Samsul menambahkan akan mengupayakan bantuan untuk perbaikan rumah tersebut. Pihak kelurahan diminta mengajukan surat terkait bencana itu beserta kerugian material yang dialami. Selanjutnya, akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan perbaikan. (tom/fun)

GADINGREJO, Radar Bromo – Sebuah rumah di Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan ambruk. Tak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi, Kamis (4/2) pagi. Penghuni rumah tersebut sempat mengungsi setelah merasakan firasat tidak baik.

Rumah kontrakan berada di kawasan padat penduduk itu dihuni oleh pasangan suami istri Mashuri dan Mariatul Islamiyah. Mereka juga tinggal dengan ketiga anaknya serta M Lutfi, kakak Mariatul Islamiyah. Keluarga itu sudah mengontrak rumah selama lima tahun terakhir.

Sebelum rumah dalam keadaan porak poranda, kawasan itu diguyur hujan deras hampir semalaman. Tak hanya itu, angin juga bertiup kencang. Sedangkan, Mashuri sedang bekerja ketika rumah kontrakannya ambruk. Sehingga hanya tinggal M Lutfi, Mariatul Islamiyah dan ketiga anaknya di rumah.

Bangunan rumah itu sendiri sudah lapuk. Bahkan dalam waktu sebulan terakhir, dinding di ruang tamu beberapa kali rontok. Dua pekan yang lalu, plafon di kamar tidur juga sempat ambrol. “Adik saya sempat khawatir. Sebelum kejadian, sekitar jam 2 malam dia dan tiga anaknya ngungsi di sebelah rumah,” kata Lutfi.

Sementara, Lutfi sendiri tidur di ruang tamu. Setelah salat subuh, ia mengeluarkan motornya ke depan rumah. Hal itu tak biasa ia lakukan sehari-hari. “Pas saya baru njagrak motor di depan, sudah ambruk. Beruntung masih belai slamet,” kata dia.

Insiden itu berlangsung sekitar pukul 04.30. Dia tak membayangkan apa yang akan terjadi ketika dirinya saat itu masih terlelap di ruang tamu. Rencananya, Lutfi memang hendak mengeluarkan barang-barang di dalam rumah, Kamis (4/2).

“Rencananya memang mau diperbaiki. Hari ini mau saya keluarkan semua barang-barang didalam. Tapi sudah keduluan ambruk,” tuturnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pasuruan, Samsul Hadi mengaku sempat meninjau lokasi rumah yang ambruk itu. Pihaknya juga mengerahkan tim untuk membantu evakuasi barang-barang yang berada di dalam rumah. Sementara warga mengumpulkan material yang masih bisa digunakan seperti genteng dikumpulkan.

Samsul menambahkan akan mengupayakan bantuan untuk perbaikan rumah tersebut. Pihak kelurahan diminta mengajukan surat terkait bencana itu beserta kerugian material yang dialami. Selanjutnya, akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan perbaikan. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/