alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Tiga Partai di Kota Pasuruan Belum Kembalikan Kelebihan Bantuan

PASURUAN, Radar Bromo – Tiga partai politik (parpol) di Kota Pasuruan belum mengembalikan kelebihan salur bantuan keuangan dari Pemkot Pasuruan. Hingga tahun anggaran berganti, ketiganya belum mengembalikan kelebihan salur pada bantuan tahun 2019.

Tiga parpol tersebut yaitu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Gerindra. Dari ketiganya, hanya PPP yang menyurati pemkot tentang rencana pengembalian kelebihan salur tersebut.

Kabid Kelembagaan Politik di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Pasuruan Abdul Azis mengatakan, pihaknya sudah melayangkan pemberitahuan kepada tiga parpol tersebut. Melalui surat itu disampaikan adanya kelebihan salur bantuan keuangan.

“Kami sampaikan juga dengan rincian penghitungan anggaran sesuai dengan suara parpol, termasuk nilai dari kelebihan salur masing-masing yang mesti dikembalikan,” terang Azis.

Terhitung sudah dua kali surat pemberitahuan disampaikan. “Sudah dua kali kami sampaikan melalui surat pemberitahuan,” ujarnya.

Menurutnya, surat pemberitahuan itu disampaikan akhir 2020. Saat itu, pihaknya juga memproses kekurangan salur bantuan keuangan untuk enam parpol.

Sisa kelebihan salur itu semestinya sudah dikembalikan sebelum akhir tahun anggaran. Tetapi, pengembalian itu juga bisa dilakukan meski melampaui tahun anggaran.

Besaran Bantuan Partai Politik di Kota Pasuruan

“Dengan catatan membuat surat pernyataan bahwa menyanggupi akan mengembalikan di tahun anggaran berikutnya,” bebernya.

Dia mengatakan, sampai saat ini baru PPP yang menyurati pemkot tentang rencana pengembalian kelebihan salur tersebut. Selain PPP, dua parpol juga harus mengembalikan kelebihan salur. Yakni, PKB dan Partai Gerindra.

PKB harus mengembalikan Rp 10.935.000; PPP harus mengembalikan Rp 7.439.040; dan Partai Gerindra harus mengembalikan Rp 2.284.200. Enam parpol lainnya justru kekurangan salur karena suaranya meningkat.

Enam parpol yang kekurangan salur yaitu, PDIP Perjuangan kurang Rp 1.509.640; Partai Golkar kurang Rp 14.238.180; Partai Hanura kurang Rp 8.208.540. Partai Keadilan Sejahtera kurang 6.065.280; Partai Amanah Nasional kurang Rp 3.491.100; dan Partai Nasdem kurang Rp 1.921.320.

“Untuk enam parpol yang kekurangan salur sudah diproses pencairannya,” tandasnya. (tom/hn/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Tiga partai politik (parpol) di Kota Pasuruan belum mengembalikan kelebihan salur bantuan keuangan dari Pemkot Pasuruan. Hingga tahun anggaran berganti, ketiganya belum mengembalikan kelebihan salur pada bantuan tahun 2019.

Tiga parpol tersebut yaitu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Gerindra. Dari ketiganya, hanya PPP yang menyurati pemkot tentang rencana pengembalian kelebihan salur tersebut.

Kabid Kelembagaan Politik di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Pasuruan Abdul Azis mengatakan, pihaknya sudah melayangkan pemberitahuan kepada tiga parpol tersebut. Melalui surat itu disampaikan adanya kelebihan salur bantuan keuangan.

“Kami sampaikan juga dengan rincian penghitungan anggaran sesuai dengan suara parpol, termasuk nilai dari kelebihan salur masing-masing yang mesti dikembalikan,” terang Azis.

Terhitung sudah dua kali surat pemberitahuan disampaikan. “Sudah dua kali kami sampaikan melalui surat pemberitahuan,” ujarnya.

Menurutnya, surat pemberitahuan itu disampaikan akhir 2020. Saat itu, pihaknya juga memproses kekurangan salur bantuan keuangan untuk enam parpol.

Sisa kelebihan salur itu semestinya sudah dikembalikan sebelum akhir tahun anggaran. Tetapi, pengembalian itu juga bisa dilakukan meski melampaui tahun anggaran.

Besaran Bantuan Partai Politik di Kota Pasuruan

“Dengan catatan membuat surat pernyataan bahwa menyanggupi akan mengembalikan di tahun anggaran berikutnya,” bebernya.

Dia mengatakan, sampai saat ini baru PPP yang menyurati pemkot tentang rencana pengembalian kelebihan salur tersebut. Selain PPP, dua parpol juga harus mengembalikan kelebihan salur. Yakni, PKB dan Partai Gerindra.

PKB harus mengembalikan Rp 10.935.000; PPP harus mengembalikan Rp 7.439.040; dan Partai Gerindra harus mengembalikan Rp 2.284.200. Enam parpol lainnya justru kekurangan salur karena suaranya meningkat.

Enam parpol yang kekurangan salur yaitu, PDIP Perjuangan kurang Rp 1.509.640; Partai Golkar kurang Rp 14.238.180; Partai Hanura kurang Rp 8.208.540. Partai Keadilan Sejahtera kurang 6.065.280; Partai Amanah Nasional kurang Rp 3.491.100; dan Partai Nasdem kurang Rp 1.921.320.

“Untuk enam parpol yang kekurangan salur sudah diproses pencairannya,” tandasnya. (tom/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/