alexametrics
29.8 C
Probolinggo
Thursday, 19 May 2022

Honor Jukir Kota Pasuruan Resmi di 2021 Tetap Rp 600 Ribu/ Bulan

GADINGREJO, Radar Bromo– Anggaran yang disiapkan oleh Pemkot untuk membayar honor juru parkir (jukir) di Kota Pasuruan sepanjang 2021 stagnan. Setiap jukir resmi tetap akan mendapatkan honor sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya.

Kabid Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Andriyanto mengungkapkan, honor jukir di Kota Pasuruan tahun ini tidak dinaikkan. Untuk membayar honor jukir, pihaknya sudab menyiapkan anggaran sebesar Rp 813 juta selama satu tahun.

Anggaran ratusan juta ini diperuntukkan membayar honor 113 jukir. Setiap jukir menerima honor yang sama sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya. Pembayaran selalu dilakukan di kantor Dishub setiap awal bulan secara langsung pada jukir.

“Besaran honor dan jumlah jukir resmi tidak berubah. Jadi total anggaran yang kami siapkan selama setahun juga sama seperti tahun lalu,” ungkapnya.

Andri-sapaan akrabnya menjelaskan pihaknya memang sengaja tidak mengusulkan kenaikan honor jukir. Sebab pihaknya menilai honor yang diberikan masih layak. Selain itu, pertimbangan kinerja di lapangan yang masih belum maksimal. Pihaknya berharap agar jukir resmi semakin baik lagi kinerjanya.

Menurutnya, saat ini Dishub bekerja sama dengan Satlantas Polres Pasuruan Kota rutin memberikan pemahaman tentang sistem kerja jukir yang baik. Sehingga jukir bisa bekerja sesuai fungsinya dengan baik. Dengan begitu, tidak ada jukir yang nakal dengan menarik tarif parkir di lapangan.

“Sejauh ini kami memang belum menerima laporan khusus adanya pungutan oleh jukir. Namun kami rutin antisipasi melalui sosialisasi,”sebut Andri. (riz/fun)

GADINGREJO, Radar Bromo– Anggaran yang disiapkan oleh Pemkot untuk membayar honor juru parkir (jukir) di Kota Pasuruan sepanjang 2021 stagnan. Setiap jukir resmi tetap akan mendapatkan honor sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya.

Kabid Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Andriyanto mengungkapkan, honor jukir di Kota Pasuruan tahun ini tidak dinaikkan. Untuk membayar honor jukir, pihaknya sudab menyiapkan anggaran sebesar Rp 813 juta selama satu tahun.

Anggaran ratusan juta ini diperuntukkan membayar honor 113 jukir. Setiap jukir menerima honor yang sama sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya. Pembayaran selalu dilakukan di kantor Dishub setiap awal bulan secara langsung pada jukir.

“Besaran honor dan jumlah jukir resmi tidak berubah. Jadi total anggaran yang kami siapkan selama setahun juga sama seperti tahun lalu,” ungkapnya.

Andri-sapaan akrabnya menjelaskan pihaknya memang sengaja tidak mengusulkan kenaikan honor jukir. Sebab pihaknya menilai honor yang diberikan masih layak. Selain itu, pertimbangan kinerja di lapangan yang masih belum maksimal. Pihaknya berharap agar jukir resmi semakin baik lagi kinerjanya.

Menurutnya, saat ini Dishub bekerja sama dengan Satlantas Polres Pasuruan Kota rutin memberikan pemahaman tentang sistem kerja jukir yang baik. Sehingga jukir bisa bekerja sesuai fungsinya dengan baik. Dengan begitu, tidak ada jukir yang nakal dengan menarik tarif parkir di lapangan.

“Sejauh ini kami memang belum menerima laporan khusus adanya pungutan oleh jukir. Namun kami rutin antisipasi melalui sosialisasi,”sebut Andri. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/