alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Laporan Dana Kampanye Tinggal Dua Hari, KPU: Paslon Segera Setor

PURWOREJO, Radar Bromo-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan mewanti-wanti agar pasangan calon (paslon) pada Pilwali Pasuruan 2020 mematuhi pelaporan dana kampanye. Apalagi, masa kampanye tinggal dua hari lagi.

Setelah berakhirnya masa kampanye, setiap paslon harus menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Terakhir, LPPDK itu harus disetorkan tanggal 6 Desember.

“Kami sudah koordinasikan sekaligus sosialisasi ke liaison officer (LO) masing-masing paslon tentang penyerahan LPPDK,” ungkap Komisioner KPU Kota Pasuruan Divisi Teknis Helmi.

Mimi -sapaan Helmi mengutarakan, masa kampanye yang berlangsung selama 71 hari akan berakhir pada 5 Desember. Itu artinya, tiga hari sebelum pemungutan suara pada 9 Desember sudah memasuki masa tenang.

Dengan berakhirnya masa kampanye, penggunaan dana kampanye juga harus dihentikan. Sehingga, setiap pasangan calon harus menutup rekening dana kampanye di bank. Sedangkan LPPDK harus diterima KPU sehari setelah masa kampanye berakhir atau tanggal 6 Desember.

“Jadi LPPDK itu harus diserahkan ke KPU pada 6 Desember. Batas akhir sampai pukul 18.00,” terang Mimi.

Untuk itu, pihaknya menggelar rapat koordinasi bersama LO masing-masing paslon. Diharapkan LO mulai menyiapkan pelaporan LPPDK tersebut. Sebab, tenggat penyerahannya hanya sehari saja. “Kami wanti-wanti agar LO menyiapkannya dengan cermat,” kata Mimi.

Pihaknya juga menghadirkan pihak IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) untuk memberi pengarahan kepada LO. Sebab, penyerahan LPPDK itu memang terbilang cukup riskan. “Karena jika tidak menyerahkan, konsekuensinya akan dibatalkan pencalonannya,” tandasnya.

Diketahui dalam laporan awal dana kampanye (LADK), dana kampanye pasangan calon Gus Ipul-Mas Adi senilai Rp 10 juta. Sementara dana kampanye pasangan calon Raharto Teno Prasetyo-Mochammad Hasjim Asjari senilai Rp 1 juta.

Jumlah dana kampanye itu kemudian bertambah, seperti dalam Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK). Dana kampanye paslon Gus Ipul-Mas Adi, senilai Rp 1.074.000.000. Sedangkan dana kampanye paslon Raharto Teno Prasetyo-Mochammad Hasjim Asjari senilai Rp 156.400.000. Batasan dana kampanye yang berasal dari paslon maksimal sekitar Rp 9,5 miliar. (tom/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU