alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Setelah Haji, Ada Kenaikan Biaya Umrah

PASURUAN, Radar Bromo – Ibadah haji tahun 2022 sudah selesai dilakukan. Para jamaah yang menjalankannya pun telah kembali ke rumahnya masing-masing. Setelah ini, seperti biasa giliran para jamaah umrah yang akan berangkat ke tanah suci.

Seperti halnya biaya haji, untuk umrah biayanya mengalami kenaikan. Kenaikannya bahkan sampai jutaan rupiah.

Hal ini disampaikan oleh Wawan Budi Setiawan, pimpinan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) PT Dimas Brian Taktis. Ia mengatakan, ada kenaikan untuk biaya umrah. Nilainya mencapai Rp 3 juta.

“Ada kenaikan. Penyebabnya karena ada kenaikan biaya pesawat,” katanya saat dikonfirmasi.

Karena hal itu, kini biaya umrah mencapai Rp 32 juta hingga Rp 40 juta. Ini tergantung dari hotel yang nantinya digunakan untuk menginap. Dibandingkan sebelumnya, biayanya hanya berkisar Rp 28 juta hingga Rp 33 juta.

“Yang pasti tergantung fasilitas. Tetapi ya semuanya naik memang,” ungkapnya.

Untuk bulan ini, pihaknya mengaku, tak ada jamaah yang ia berangkatkan. Baru nanti pada September ada sekitar 35 yang akan berangkat. Ia berharap, pemerintah bisa membuat regulasi mengenai harga tiket umrah. Sehingga semua penyelenggara umrah bisa memberangkatkan jamaahnya dengan harga yang murah.

PASURUAN, Radar Bromo – Ibadah haji tahun 2022 sudah selesai dilakukan. Para jamaah yang menjalankannya pun telah kembali ke rumahnya masing-masing. Setelah ini, seperti biasa giliran para jamaah umrah yang akan berangkat ke tanah suci.

Seperti halnya biaya haji, untuk umrah biayanya mengalami kenaikan. Kenaikannya bahkan sampai jutaan rupiah.

Hal ini disampaikan oleh Wawan Budi Setiawan, pimpinan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) PT Dimas Brian Taktis. Ia mengatakan, ada kenaikan untuk biaya umrah. Nilainya mencapai Rp 3 juta.

“Ada kenaikan. Penyebabnya karena ada kenaikan biaya pesawat,” katanya saat dikonfirmasi.

Karena hal itu, kini biaya umrah mencapai Rp 32 juta hingga Rp 40 juta. Ini tergantung dari hotel yang nantinya digunakan untuk menginap. Dibandingkan sebelumnya, biayanya hanya berkisar Rp 28 juta hingga Rp 33 juta.

“Yang pasti tergantung fasilitas. Tetapi ya semuanya naik memang,” ungkapnya.

Untuk bulan ini, pihaknya mengaku, tak ada jamaah yang ia berangkatkan. Baru nanti pada September ada sekitar 35 yang akan berangkat. Ia berharap, pemerintah bisa membuat regulasi mengenai harga tiket umrah. Sehingga semua penyelenggara umrah bisa memberangkatkan jamaahnya dengan harga yang murah.

MOST READ

BERITA TERBARU

/