alexametrics
24.6 C
Probolinggo
Sunday, 7 August 2022

Rumah di Perumnas Bugul Terbakar, Kakek Sempat Terjebak di Lantai 2

PASURUAN, Radar Bromo – Betapa paniknya Sugijono ketika melihat kobaran api menyala-nyala di rumahnya. Kakek 79 tahun itu langsung terjaga dari tidurnya. Ia berteriak sekencang mungkin untuk membangunkan anaknya.

Kamis (4/8) dini hari itu, rumah yang mereka tinggali di Perumnas Bugul Permai, Kota Pasuruan dilalap si jago merah. Insiden kebakaran itu terjadi sekitar pukul 02.30.

Saat penghuni rumah itu sedang lelap-lelapnya, percikan api muncul dari lantai dua rumah. Ada Sugijono yang menempati lantai dua. Tak berapa lama kemudian, api langsung menjalar. Ia melihat api sudah membakar bagian pintu kamarnya.

“Ia lalu berteriak minta tolong, dengan maksud agar anaknya yang tidur di lantai bawah terbangun,” ungkap Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Iptu Merdhania Pravita.

Untung saja, Desiyanto Sinawan, 43, mendengar teriakan ayahnya. Ia langsung bergegas naik ke lantai dua untuk menolong sang ayah. Keduanya berhasil menyelamatkan diri. Namun api tetap berkobar dan makin tak terkendali.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pasuruan Samsul Hadi mengaku langsung mengerahkan tiga armada pemadam kebakaran setelah mendapat laporan. Petugas langsung berupaya menjinakkan api. Mereka memadamkannya dari muka rumah. Berusaha melokalisasi api agar tak merembet ke rumah warga lain.

“Sebab lokasinya memang di perumahan, sehingga kami harus upayakan supaya tidak makin besar dan menjalar ke rumah lain,” terang Samsul.

Berselang sejam kemudian, api baru berhasil dipadamkan. Samsul mengatakan, setelah api dipadamkan timnya masih berada di lokasi. Mereka harus memastikan tidak ada sisa bara yang bisa memicu kembali terjadinya kebakaran.

“Sesuai dengan SOP setelah pemadaman tetap dilakukan pembasahan,” ungkap Samsul.

Namun seluruh bangunan di lantai dua sudah ludes. Sejumlah barang yang ada disana juga hangus. Kebakaran itu diduga terjadi akibat korsleting listrik. Berdasarkan perhitungan, kerugian material akibat insiden itu mencapai Rp 100 juta. (tom/mie)

 

 

PASURUAN, Radar Bromo – Betapa paniknya Sugijono ketika melihat kobaran api menyala-nyala di rumahnya. Kakek 79 tahun itu langsung terjaga dari tidurnya. Ia berteriak sekencang mungkin untuk membangunkan anaknya.

Kamis (4/8) dini hari itu, rumah yang mereka tinggali di Perumnas Bugul Permai, Kota Pasuruan dilalap si jago merah. Insiden kebakaran itu terjadi sekitar pukul 02.30.

Saat penghuni rumah itu sedang lelap-lelapnya, percikan api muncul dari lantai dua rumah. Ada Sugijono yang menempati lantai dua. Tak berapa lama kemudian, api langsung menjalar. Ia melihat api sudah membakar bagian pintu kamarnya.

“Ia lalu berteriak minta tolong, dengan maksud agar anaknya yang tidur di lantai bawah terbangun,” ungkap Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Iptu Merdhania Pravita.

Untung saja, Desiyanto Sinawan, 43, mendengar teriakan ayahnya. Ia langsung bergegas naik ke lantai dua untuk menolong sang ayah. Keduanya berhasil menyelamatkan diri. Namun api tetap berkobar dan makin tak terkendali.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pasuruan Samsul Hadi mengaku langsung mengerahkan tiga armada pemadam kebakaran setelah mendapat laporan. Petugas langsung berupaya menjinakkan api. Mereka memadamkannya dari muka rumah. Berusaha melokalisasi api agar tak merembet ke rumah warga lain.

“Sebab lokasinya memang di perumahan, sehingga kami harus upayakan supaya tidak makin besar dan menjalar ke rumah lain,” terang Samsul.

Berselang sejam kemudian, api baru berhasil dipadamkan. Samsul mengatakan, setelah api dipadamkan timnya masih berada di lokasi. Mereka harus memastikan tidak ada sisa bara yang bisa memicu kembali terjadinya kebakaran.

“Sesuai dengan SOP setelah pemadaman tetap dilakukan pembasahan,” ungkap Samsul.

Namun seluruh bangunan di lantai dua sudah ludes. Sejumlah barang yang ada disana juga hangus. Kebakaran itu diduga terjadi akibat korsleting listrik. Berdasarkan perhitungan, kerugian material akibat insiden itu mencapai Rp 100 juta. (tom/mie)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/