Rehab Los Pasar Mebel Bukir yang Terbakar Tinggal Tunggu Nota Dinas

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Keinginan puluhan pedagang korban kebakaran los pasar Mebel Bukir Kota Pasuruan yang terbakar pada 2017 silam, harus bersabar menunggu los mereka diperbaiki. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat memastikan jika rehab pasar setempat akan dilaksanakan tahun ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kelapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar pada Disperindag Kota Pasuruan, Ridho Wijaya mengungkapkan, rencana rehab pasar Mebel Bukir tahun ini masih berlanjut. Disperindag sudah melakukan tahap perencanaan untuk proyek fisik ini nantinya. Saat ini pihaknya masih menunggu nota dinas turun.

“Rehab Pasar Mebel Bukir akan tetap dilakukan tahun ini. Perencanaan sudah dikakukan bulan lalu. Saat ini kami tinggal menunggu nota dinas turun untuk ditindaklanjuti dengan tahap lelang,” ungkapnya.

Ridho menjelaskan, sesuai rencana awal, untuk rehab pasar Mebel Bukir telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar melalui APBD 2020. Ini diperuntukkan bagi rehab 32 los milik pedagang yang terbakar pada 2017 silam. Tak hanya los induk, namun pedagang yang berjualan di areal sekitar pasar mebel juga akan dimasukkan dan ditata lebih tertib.

“Namun pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap. Pedagang yang berjualan di areal sekitar pasar mebel termasuk pedagang makanan dan minuman (mamin) akan dilakukan tahun depan, saat ini fokus pada los yang terbakar dahulu,” sebut Ridho. (riz/fun)