BBPJN VIII Tunda Benahi Jalan Sisi Timur Terminal, Ada Jalan yang Perlu Didahulukan

BERGELOMBANG: Arus lalu lintas di jalan di sisi timur terminal Unsur yang nampak lengang. Nampak jalan di lokasi yang bergelombang dan butuh perbaikan. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN, Radar Bromo – Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII memutuskan untuk menunda rehab jalan di sisi timur Terminal Untung Suropati (Unsur) Kota Pasuruan. Pihak BBPJN VIII menilai, ada ruas jalan yang masuk kewenangannya, lebih membutuhkan penanganan segera.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol Pasuruan Probolinggo, Rudy Napitupulu mengungkapkan awalnya BBPJN VIII berencana merehab sisi barat depan pintu masuk terminal Unsur sepanjang 400 meter. Perbaikannya adalah dengan melakukan coal miling yakni dengan mengganti aspal lama dengan yang baru.

Namun rencana ini urung dilakukan tahun ini. Sebab saat pihaknya melakukan survei sejumlah lokasi di wilayahnya, ada ruas jalan yang lebih membutuhkan penanganan mendesak. Seperti ruas Jalan Raya Rejoso, Kabupaten Pasuruan atau ruas Jalan Raya Urip Sumoharjo Kota Pasuruan. Sehingga rehab jalan di sisi timur Terminal ini ditunda dahulu.

“Sebenarnya bukan urung, namun lebih tepatnya ditunda dahulu. Karena ada yang ruas jalan yang membutuhkan penanganan yang lebih mendesak. Kemungkinan ya tahun depan,” ungkapnya.

Pria asal Kota Medan Sumut ini menjelaskan hal ini bukannya tanpa alasan. Pasalnya, anggaran perbaikan jalan tahun ini senilai Rp 34 miliar dikepras oleh pemerintah pusat dampak adanya pandemi Covid 19 menjadi Rp 26 miliar. Karena itu, penanganan jalan yang dilakukan tahun ini berdasarkan skala prioritas.

“Anggaran penanganan jalan dikepras cukup banyak. Jadi untuk penanganan kami survei dari yang paling parah dahulu. Bahkan sejumlah proyek fisik yang direncanakan tahun ini, ada yang ditunda tahun depan,” sebut Rudy. (riz/fun)