Pembangunan SDN Gentong Tetap Jalan, Yakin Anggaran di Pusat Tak Kena Refocusing

PERNAH JADI TRAGEDI: Tampak depan pintu masuk SDN Gentong. Pemerintah pusat berencana membangun delapan kelas di sekolahan yang pada November 2019 atapnya pernah ambruk. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GADINGREJO, Radar Bromo – Rencana pemerintah membangun kembali gedung SDN Gentong bakal tetap dilakukan. Rencananya, ada delapan unit kelas yang dibangun tahun ini.

Pembangunan gedung sekolah itu sendiri dilakukan lantaran bangunan yang lama ambruk pada November 2019 silam. Meski saat ini sudah ada ruang kelas belajar sementara (RKBS), namun gedung permanen sangat diperlukan.

Pasalnya, RKBS yang mulai ditempati pada Januari lalu, hanya layak difungsikan sekitar 5 tahun. Enam RKBS itu dimanfaatkan untuk siswa-siswi yang duduk di kelas IV, V, dan VI.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif mengatakan, jika pemerintah pusat siap membangun gedung sekolah di atas lahan yang bangunannya ambruk. Sesuai rencana, pembangunan gedung sekolah bakal dilakukan tahun ini.

“Rencananya, ada 8 unit kelas yang akan dibangun tahun ini, terdiri atas dua lantai,” tuturnya.

Meski di tengah pandemi Covid-19, kata Ayik -sapaan Mualif Arif-, rencana pembangunan gedung sekolah itu tetap berjalan. Hanya saja pihaknya belum memastikan kapan pembangunan dimulai. Sebab, hal itu akan dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Dengan adanya refocusing kegiatan untuk penanganan wabah ini, kami belum mendapat kabar lebih lanjut. Jadi, kemungkinan tetap dilanjutkan,” ujarnya.

Sejauh ini, Ayik mengatakan, jika pemerintah sedang menyiapkan proses lelang. Berdasarkan target semula, pemerintah akan memulai proses lelang pertengahan tahun ini. “Informasi yang kami terima, akan diajukan lelang akhir Juni,” pungkasnya. (tom/fun)