alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pusat Perbelanjaan dan Alun-alun Pasuruan Kian Ramai

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Lebaran yang semakin dekat membuat pusat perbelanjaan di Kota Pasuruan semakin ramai dikunjungi pembeli. Masyarakat berburu pakaian dan kebutuhan untuk hari raya yang jatuh pekan depan. Tidak hanya dari Kota Pasuruan saja, pembeli juga berasal dari Kabupaten Pasuruan.

Tilik saja di kawasan Alun-alun Pasuruan dan Jalan Wahid Hasyim. Pengunjung mulai berdatangan sejak sore hari. Bahkan keramaian ini terjadi sampai malam hari. Saking ramainya, untuk lokasi parkir selalu padat. Utamanya kendaraan roda empat.

Salah seorang pengunjung, Ridwan mengaku ia sengaja jauh jauh datang dari Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Dia mau berbelanja baju dan sarung. Ridwan datang bersama seluruh anggota keluarganya.

Demi menghindari keramaian, ia memilih untuk datang saat siang hari. Apalagi ia mengetahui jika ada pembatasan jam operasional saat malam.

“Lumayan tidak seramai saat habis berbuka. Kemarin saya dapat info dari teman jika jalan sekitar alun-alun itu macet karena ramainya orang yang ingin berbelanja. Makanya ini milih siang hari,” sebutnya.

Beda lagi dengan Marlina, warga Purworejo yang ditemui tengah berbelanja saat malam hari. Dia hanya bisa memanfaatkan waktu malam, karena di siang hari kerja. Selama mendatangi pusat pertokoan, dia dan suaminya mengenakan masker. Tak lupa, botol hand sanitizer selalu dibawanya.

“Sebenarnya kondisi begini (pandemi, Red) sih malas untuk keluar. Tapi kan gak semuanya bisa dibeli online. Paling tidak, taat protokoler kesehatan sudah cukup. Selama berbelanja, fokus ke toko yang sudah dituju,” beber Marlina.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah pertokoan di Kota Pasuruan, rata-rata menerapkan protokoler kesehatan. Namun begitu, keramaian tidak bisa dihindari. Apalagi jika akhir pekan.

Sementara itu Kasatpol PP Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah menyebut pihaknya rutin melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah pusat keramaian termasuk perbelanjaan di alun alun kota. Tujuannya untuk memastikan masyarakat tetap mematuhi aturan protokoler kesehatan (prokes) dan jam operasional.

“Patroli rutin kami galakkan. Sejauh ini memang belum ditemukan perbelanjaan yang melanggar tapi tetap kami lakukan pengawasan agar tidak sampai ada pelanggaran,” sebutnya. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Lebaran yang semakin dekat membuat pusat perbelanjaan di Kota Pasuruan semakin ramai dikunjungi pembeli. Masyarakat berburu pakaian dan kebutuhan untuk hari raya yang jatuh pekan depan. Tidak hanya dari Kota Pasuruan saja, pembeli juga berasal dari Kabupaten Pasuruan.

Tilik saja di kawasan Alun-alun Pasuruan dan Jalan Wahid Hasyim. Pengunjung mulai berdatangan sejak sore hari. Bahkan keramaian ini terjadi sampai malam hari. Saking ramainya, untuk lokasi parkir selalu padat. Utamanya kendaraan roda empat.

Salah seorang pengunjung, Ridwan mengaku ia sengaja jauh jauh datang dari Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Dia mau berbelanja baju dan sarung. Ridwan datang bersama seluruh anggota keluarganya.

Mobile_AP_Half Page

Demi menghindari keramaian, ia memilih untuk datang saat siang hari. Apalagi ia mengetahui jika ada pembatasan jam operasional saat malam.

“Lumayan tidak seramai saat habis berbuka. Kemarin saya dapat info dari teman jika jalan sekitar alun-alun itu macet karena ramainya orang yang ingin berbelanja. Makanya ini milih siang hari,” sebutnya.

Beda lagi dengan Marlina, warga Purworejo yang ditemui tengah berbelanja saat malam hari. Dia hanya bisa memanfaatkan waktu malam, karena di siang hari kerja. Selama mendatangi pusat pertokoan, dia dan suaminya mengenakan masker. Tak lupa, botol hand sanitizer selalu dibawanya.

“Sebenarnya kondisi begini (pandemi, Red) sih malas untuk keluar. Tapi kan gak semuanya bisa dibeli online. Paling tidak, taat protokoler kesehatan sudah cukup. Selama berbelanja, fokus ke toko yang sudah dituju,” beber Marlina.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah pertokoan di Kota Pasuruan, rata-rata menerapkan protokoler kesehatan. Namun begitu, keramaian tidak bisa dihindari. Apalagi jika akhir pekan.

Sementara itu Kasatpol PP Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah menyebut pihaknya rutin melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah pusat keramaian termasuk perbelanjaan di alun alun kota. Tujuannya untuk memastikan masyarakat tetap mematuhi aturan protokoler kesehatan (prokes) dan jam operasional.

“Patroli rutin kami galakkan. Sejauh ini memang belum ditemukan perbelanjaan yang melanggar tapi tetap kami lakukan pengawasan agar tidak sampai ada pelanggaran,” sebutnya. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2