alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Lerai Cekcok Ibu-Anak, Warga Pohgading Pasrepan Dikapak

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASREPAN, Radar Bromo– Aksi pembacokan di Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan kembali terjadi. Setelah imam masjid, Rabu (3/3) lalu, salah seorang warga desa setempat dibacok di bagian kepalanya menggunakan kapak.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi sekitar pukul 06.30. Saat itu, pelaku yakni Basori, 39, warga Dusun Pohgading Barat, terlibat cekcok dengan ibu kandungnya yakni Masluha.

Cek-cok bermula ketika pelaku meminta sebuah sepeda untuk anaknya kepada ibu kandungnya. Namun, permintaan itu ternyata tidak dituruti oleh sang ibu.

“Saat cek-cok pelaku tidak membawa sajam. Hanya adu mulut saja,” kata Kanit Reskrim Polsek Pasrepan, Aipda Hasanudin.

Melihat pertengkaran tersebut, membuat Nur Hasan, 35, melerai pertengkaran itu. Ia mencoba memisahkan antara ibu dan anak itu takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Apes, saat itu Basori langsung mengambil kapak yang berserakan di lokasi. Dan langsung menancapkan ke kepala korban.

“Korban sempat menangkis menggunakan tangan kirinya. Karena itu lukanya di kepala dan tangan,” katanya.

Beruntung aksi itu dilihat oleh warga. Sehingga langsung dipisah oleh warga. Kemudian pelaku langsung diamankan kepolisian. Sedangkan korban sempat dilarikan ke RSUD Soedarsono, Kota Pasuruan.

DIBEKUK: Basori (duduk) yang berhasil diamankan oleh polisi dan warga setelah insiden. (Foto: Istimewa)

“Korban bisa diselamatkan. Sedangkan pelaku berhasil kami amankan,” tandas pria yang akrab disapa Udin itu.

Pelaku sendiri diduga mengalami gangguan kejiwaan. Hal itu diperkuat dengan keterangan masyarakat serta surat dari rumah sakit jiwa (RSJ) dr Radjiman Wediodiningrat Lawang.

“Dugaan sementara mengalami gangguan jiwa. Ada suratnya dari RSJW juga,” katanya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASREPAN, Radar Bromo– Aksi pembacokan di Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan kembali terjadi. Setelah imam masjid, Rabu (3/3) lalu, salah seorang warga desa setempat dibacok di bagian kepalanya menggunakan kapak.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi sekitar pukul 06.30. Saat itu, pelaku yakni Basori, 39, warga Dusun Pohgading Barat, terlibat cekcok dengan ibu kandungnya yakni Masluha.

Cek-cok bermula ketika pelaku meminta sebuah sepeda untuk anaknya kepada ibu kandungnya. Namun, permintaan itu ternyata tidak dituruti oleh sang ibu.

Mobile_AP_Half Page

“Saat cek-cok pelaku tidak membawa sajam. Hanya adu mulut saja,” kata Kanit Reskrim Polsek Pasrepan, Aipda Hasanudin.

Melihat pertengkaran tersebut, membuat Nur Hasan, 35, melerai pertengkaran itu. Ia mencoba memisahkan antara ibu dan anak itu takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Apes, saat itu Basori langsung mengambil kapak yang berserakan di lokasi. Dan langsung menancapkan ke kepala korban.

“Korban sempat menangkis menggunakan tangan kirinya. Karena itu lukanya di kepala dan tangan,” katanya.

Beruntung aksi itu dilihat oleh warga. Sehingga langsung dipisah oleh warga. Kemudian pelaku langsung diamankan kepolisian. Sedangkan korban sempat dilarikan ke RSUD Soedarsono, Kota Pasuruan.

DIBEKUK: Basori (duduk) yang berhasil diamankan oleh polisi dan warga setelah insiden. (Foto: Istimewa)

“Korban bisa diselamatkan. Sedangkan pelaku berhasil kami amankan,” tandas pria yang akrab disapa Udin itu.

Pelaku sendiri diduga mengalami gangguan kejiwaan. Hal itu diperkuat dengan keterangan masyarakat serta surat dari rumah sakit jiwa (RSJ) dr Radjiman Wediodiningrat Lawang.

“Dugaan sementara mengalami gangguan jiwa. Ada suratnya dari RSJW juga,” katanya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2