alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Pasang Banner di Black Spot Rawan Kecelakaan Nguling-Rejoso

REJOSO, Radar Bromo – Pengguna jalan yang melintas di jalan Raya Nguling hingga Rejoso, Kabupaten Pasuruan, harus lebih waspada. Sebab, sepanjang jalur tersebut masuk jalur black spot rawan kecelakaan di Kabupaten Pasuruan.

Hal itu ditegaskan saat Satlantas setempat menggelar pemetaan kembali, kemarin (3/2). Dari pemetaan ini, jalan raya Kedungbako, Kecamatan Rejoso dan jalan raya Sumberanyar, Kecamatan Nguling masuk black spot atau jalur hitam.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengungkapkan, pemetaan ini untuk memudahkan pengguna jalan agar lebih hati-hati saat melintas. Pasalnya, kecelakaan mayoritas disebabkan oleh human error seperti berkendara ngebut atau mengantuk.

“Dua titik itu (rawan kecelakaan) tepatnya di KM 65-66 di Rejoso dan KM 76-77 di Nguling. Kami minta agar pengguna jalan lebih berhati-hati dan tidak ngebut saat melintas,” ungkap Breni.

Ia menjelaskan, di dua jalur black spot tersebut, pihak Satlantas sudah memasang banner imbauan. Isinya, meminta agar masyarakat berhati-hati saat melintas di jalur tersebut karena masuk jalur rawan laka. Dan dengan mematuhi aturan saat berlalu lintas bisa meminimalisasi dampak dari terjadinya laka.

“Pengguna jalan harus mengurangi kecepatan, tidak melanggar markah jalan, dan selalu fokus saat berkendara, tidak ugal-ugalan di jalan,” jelas Breni. (riz/mie)

REJOSO, Radar Bromo – Pengguna jalan yang melintas di jalan Raya Nguling hingga Rejoso, Kabupaten Pasuruan, harus lebih waspada. Sebab, sepanjang jalur tersebut masuk jalur black spot rawan kecelakaan di Kabupaten Pasuruan.

Hal itu ditegaskan saat Satlantas setempat menggelar pemetaan kembali, kemarin (3/2). Dari pemetaan ini, jalan raya Kedungbako, Kecamatan Rejoso dan jalan raya Sumberanyar, Kecamatan Nguling masuk black spot atau jalur hitam.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengungkapkan, pemetaan ini untuk memudahkan pengguna jalan agar lebih hati-hati saat melintas. Pasalnya, kecelakaan mayoritas disebabkan oleh human error seperti berkendara ngebut atau mengantuk.

“Dua titik itu (rawan kecelakaan) tepatnya di KM 65-66 di Rejoso dan KM 76-77 di Nguling. Kami minta agar pengguna jalan lebih berhati-hati dan tidak ngebut saat melintas,” ungkap Breni.

Ia menjelaskan, di dua jalur black spot tersebut, pihak Satlantas sudah memasang banner imbauan. Isinya, meminta agar masyarakat berhati-hati saat melintas di jalur tersebut karena masuk jalur rawan laka. Dan dengan mematuhi aturan saat berlalu lintas bisa meminimalisasi dampak dari terjadinya laka.

“Pengguna jalan harus mengurangi kecepatan, tidak melanggar markah jalan, dan selalu fokus saat berkendara, tidak ugal-ugalan di jalan,” jelas Breni. (riz/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/