alexametrics
24.6 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Pelaku Dibuat Kesal Suami karena Pernah Masuk Penjara

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Dengan perasaan menyesal sembari menangis, tersangka Silvia Anggraini, 39, sempat menggoyang-goyangkan tubuh korban namun korban tidak bergerak. Akhirnya ia mencuci tangannya di kamar mandi dan membangunkan tamunya, Andik Heryanto dan Wandi yang tengah menginap di rumahnya saat itu dan bilang jika suaminya bunuh diri.

Hal serupa juga disampaikan pada ketua RT setempat. Istri ketua RT lantas melaporkan peristiwa ini pada Polsek Nguling. Dalam penyidikan diketahui jika Silvia merupakan pelaku tunggal. Dia berdalih karena sakit hati yang sudah menumpuk. Seperti pernah dijebloskan ke penjara, sering main tangan, hingga dilarang menjenguk anaknya di Malang. Pasangan suami istri ini juga diketahui sama-sama pengguna pil kucing.

MEREGANG NYAWA: Eko Setyo Budi yang ditemukan tewas bersimbah darah beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Radar Bromo)

“Sebelum dengan korban, tersangka sudah pernah menikah. Kami kenakan pada tersangka pasal 338 KUHP tentang perbuatan yang menyebabkan orang kehilangan nyawanya. Ancamannya 15 tahun penjara,” sebut Arman.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria ditemukan tak bernyawa dalam kamar rumah di Desa/Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Kamis pagi (29/10). Korban yang dikenal dengan sebutan Eko Tato ini, tewas dengan kondisi leher terluka parah. Diduga, luka tersebut akibat sayatan benda tajam. Saat ditemukan, tubuh Eko telentang di sebuah ranjang bambu. Dengan mengenakan kaus hitam dan celana pendek abu-abu, Eko Tato sudah tak bernyawa.

Semula, polisi menduga korban tewas akibat bunuh diri. Polisi juga mengamankan sebilah pisau yang diduga dipakai korban mengakhiri hidupnya. (riz/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Dengan perasaan menyesal sembari menangis, tersangka Silvia Anggraini, 39, sempat menggoyang-goyangkan tubuh korban namun korban tidak bergerak. Akhirnya ia mencuci tangannya di kamar mandi dan membangunkan tamunya, Andik Heryanto dan Wandi yang tengah menginap di rumahnya saat itu dan bilang jika suaminya bunuh diri.

Hal serupa juga disampaikan pada ketua RT setempat. Istri ketua RT lantas melaporkan peristiwa ini pada Polsek Nguling. Dalam penyidikan diketahui jika Silvia merupakan pelaku tunggal. Dia berdalih karena sakit hati yang sudah menumpuk. Seperti pernah dijebloskan ke penjara, sering main tangan, hingga dilarang menjenguk anaknya di Malang. Pasangan suami istri ini juga diketahui sama-sama pengguna pil kucing.

MEREGANG NYAWA: Eko Setyo Budi yang ditemukan tewas bersimbah darah beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Radar Bromo)

“Sebelum dengan korban, tersangka sudah pernah menikah. Kami kenakan pada tersangka pasal 338 KUHP tentang perbuatan yang menyebabkan orang kehilangan nyawanya. Ancamannya 15 tahun penjara,” sebut Arman.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria ditemukan tak bernyawa dalam kamar rumah di Desa/Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Kamis pagi (29/10). Korban yang dikenal dengan sebutan Eko Tato ini, tewas dengan kondisi leher terluka parah. Diduga, luka tersebut akibat sayatan benda tajam. Saat ditemukan, tubuh Eko telentang di sebuah ranjang bambu. Dengan mengenakan kaus hitam dan celana pendek abu-abu, Eko Tato sudah tak bernyawa.

Semula, polisi menduga korban tewas akibat bunuh diri. Polisi juga mengamankan sebilah pisau yang diduga dipakai korban mengakhiri hidupnya. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/