Pemeliharaan Aset Rumdin Pejabat Stagnan, Tetap Setengah Miliar

HANYA PERAWATAN: Pendapa Kota Pasuruan yang menjadi satu kompleks dengan rumah dinas wali kota di Jalan Panglima Sudirman. Meski tidak ada penambahan fasilitas, tahun ini aset Pemkot Pasuruan itu tetap mendapat dana pemeliharaan. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANGGUNGREJO – Pemkot harus mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit untuk pemeliharaan sejumlah aset miliknya. Pemkot menggelontorkan anggaran Rp 559 juta untuk biaya perawatan sejumlah aset di tahun ini.

Sedikitnya pemkot menyiapkan Rp 559 juta untuk merehab sejumlah aset milik Pemkot. Anggaran ini sama dengan tahun lalu sebab anggaran tahun lalu tidak terserap seluruhnya.

Samsul Hadi, Kabag Umum Pemkot Pasuruan menjelaskan anggaran ratusan juta rupiah itu diperuntukkan untuk merehab rumdin wali kota, rumdin wakil wali kota dan rumdin sekretaris daerah (sekda). Totalnya Rp 290 juta. Sisanya sebesar Rp 267 juta akan diperuntukkan untuk merenovasi gedung sekretariat milik Pemkot dan gedung Gradika.

“Tahun ini tidak ada rehab namun tetap kami lakukan pemeliharaan. Anggarannya sama dengan tahun lalu sebab memang tidak sepenuhnya terserap,” jelasnya.

Samsul memastikan pihaknya tidak mengajukan penambahan anggaran melalui P-APBD. Sebab, anggaran sebesar Rp 559 juta ini diperuntukkan untuk satu tahun anggaran. Sehingga, anggaran tersebut tidak harus terserap seluruhnya.

Menurutnya, renovasi baru dilakukan saat pihaknya mendapatkan laporan jika ada aset pemkot yang gentingnya rusak atau bocor atau ada catnya yang mulai mengelupas. Renovasi nantinya berupa pengecatan ulang atau penggantian bagian gedung yang rusak.

“Kami tidak berniat mengajukan penambahan anggaran. Pasalnya, anggaran pemeliharaan ini bersifat urgent atau saat dibutuhkan saja,” terang Samsul. (riz/fun)