alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Giliran Vaksin Siswa SMP Biar Aman Bersekolah Tatap Muka

PASURUAN, Radar Bromo – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Pasuruan sudah berjalan pekan ini. Namun semua harus menyadari, penerapan protokol kesehatan menjadi hal utama di masa pandemi saat ini. Pembelajaran di sekolah juga sangat terbatas. Tiap kelas dalam sekali pertemuan maksimal hanya terdiri dari 30 persen dari jumlah siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif mewanti-wanti semua sekolah, mulai PAUD, TK, SD hingga SMP, untuk tidak abai dengan protokol kesehatan. Menurutnya, kesehatan semua warga pendidikan harus benar-benar terjamin.

“Kami minta semua sekolah mengutamakan protokol kesehatan. Ini demi kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan sendiri,” beber Ayik –sapaan Mualif Arif.

Menurut Ayik, vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu ikhtiar yang juga dilakukan di lingkungan pendidikan. Agar PTM terbatas tetap berjalan tanpa menimbulkan klaster baru penyebaran virus korona. Dia mengklaim, sejauh ini vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan sudah tuntas dilakukan.

“Sekarang sudah mulai vaksinasi untuk pelajar,” terang Ayik.

Beberapa waktu lalu, vaksinasi pelajar SMA di Kota Pasuruan sudah dimulai. Ayik menyebut, kini giliran vaksinasi pelajar di jenjang SMP. Mengapa hanya jenjang SMP? “Kami harus mengacu ketentuan vaksinasi. Minimal berusia 12 tahun,” kata Ayik.

PASURUAN, Radar Bromo – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Pasuruan sudah berjalan pekan ini. Namun semua harus menyadari, penerapan protokol kesehatan menjadi hal utama di masa pandemi saat ini. Pembelajaran di sekolah juga sangat terbatas. Tiap kelas dalam sekali pertemuan maksimal hanya terdiri dari 30 persen dari jumlah siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif mewanti-wanti semua sekolah, mulai PAUD, TK, SD hingga SMP, untuk tidak abai dengan protokol kesehatan. Menurutnya, kesehatan semua warga pendidikan harus benar-benar terjamin.

“Kami minta semua sekolah mengutamakan protokol kesehatan. Ini demi kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan sendiri,” beber Ayik –sapaan Mualif Arif.

Menurut Ayik, vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu ikhtiar yang juga dilakukan di lingkungan pendidikan. Agar PTM terbatas tetap berjalan tanpa menimbulkan klaster baru penyebaran virus korona. Dia mengklaim, sejauh ini vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan sudah tuntas dilakukan.

“Sekarang sudah mulai vaksinasi untuk pelajar,” terang Ayik.

Beberapa waktu lalu, vaksinasi pelajar SMA di Kota Pasuruan sudah dimulai. Ayik menyebut, kini giliran vaksinasi pelajar di jenjang SMP. Mengapa hanya jenjang SMP? “Kami harus mengacu ketentuan vaksinasi. Minimal berusia 12 tahun,” kata Ayik.

MOST READ

BERITA TERBARU

/