alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Tempat Umum Kembali Disterilkan demi Selamatkan Kesehatan

PASURUAN, Radar Bromo – Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menginstruksikan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh ke seluruh kawasan kota. Empat kecamatan wilayah Kota Pasuruan harus disterilkan dari virus Covid-19.

”Mulai hari ini disinfektasi dilakukan untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Penyemprotan disinfektan melibatkan mobil pemadam kebakaran (PMK) dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan. Petugas menyemprotkan cairan klorin yang mampu membunuh virus. Mereka melakukannya secara menyeluruh di 34 kelurahan. Sasarannya terutama tempat-tempat umum, permukiman, hingga kantor layanan publik.

”Kami minta penyemprotan ini dilakukan dua kali, pagi dan sore. Sampai batas waktu yang belum ditentukan,” tambahnya.

Gus Ipul mengingatkan lagi masyarakat agar tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan. Dia secara khusus mengajak tokoh masyarakat untuk benar-benar mendukung upaya pemerintah mengendalikan Covid-19. Misalnya, ketua-ketua RT dan RW. Dia tidak ingin ada kejadian serupa seperti di Kelurahan Trajeng. Di sana muncul klaster baru penyebaran virus.

”Jadi, informasi sekecil apa pun dari RT itu sangat penting. Informasi RT menentukan kecepatan penanganan Covid-19 di Kota Pasuruan. Bertindak lebih cepat lebih baik,” tegas Gus Ipul.

Langkah-langkah Pemkot Pasuruan ini bertujuan menjamin kesehatan masyarakat. Harus terus dikontrol dan dijaga. Jika itu sudah tercapai, pemkot akan mulai menyiapkan kebijakan yang bisa menyelamatkan ekonomi masyarakat.

”Prinsipnya, kami ini menyelamatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat. Ini yang sedang kami lakukan,” tuturnya. (tom/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menginstruksikan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh ke seluruh kawasan kota. Empat kecamatan wilayah Kota Pasuruan harus disterilkan dari virus Covid-19.

”Mulai hari ini disinfektasi dilakukan untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Penyemprotan disinfektan melibatkan mobil pemadam kebakaran (PMK) dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan. Petugas menyemprotkan cairan klorin yang mampu membunuh virus. Mereka melakukannya secara menyeluruh di 34 kelurahan. Sasarannya terutama tempat-tempat umum, permukiman, hingga kantor layanan publik.

”Kami minta penyemprotan ini dilakukan dua kali, pagi dan sore. Sampai batas waktu yang belum ditentukan,” tambahnya.

Gus Ipul mengingatkan lagi masyarakat agar tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan. Dia secara khusus mengajak tokoh masyarakat untuk benar-benar mendukung upaya pemerintah mengendalikan Covid-19. Misalnya, ketua-ketua RT dan RW. Dia tidak ingin ada kejadian serupa seperti di Kelurahan Trajeng. Di sana muncul klaster baru penyebaran virus.

”Jadi, informasi sekecil apa pun dari RT itu sangat penting. Informasi RT menentukan kecepatan penanganan Covid-19 di Kota Pasuruan. Bertindak lebih cepat lebih baik,” tegas Gus Ipul.

Langkah-langkah Pemkot Pasuruan ini bertujuan menjamin kesehatan masyarakat. Harus terus dikontrol dan dijaga. Jika itu sudah tercapai, pemkot akan mulai menyiapkan kebijakan yang bisa menyelamatkan ekonomi masyarakat.

”Prinsipnya, kami ini menyelamatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat. Ini yang sedang kami lakukan,” tuturnya. (tom/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/