BMKG Prediksi Agustus-September Masuk Puncak Kemarau

LEBIH TERIK: Pemotor melintas di Jalan Parasrejo, Pohjentrek menjelang senja. Bulan depan BMKG memprediksi akan masuk puncak kemarau. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANDAAN, Radar Bromo– Juli menjadi awal pergantian musim dari hujan ke kemarau. Ini ditandai dengan minimnya curah hujan. Bahkan diprediksi, bulan depan akan masuk puncak kemarau.

“Bulan lalu dan sekarang, untuk cuaca sudah masuk musim kemarau. Ini terpantau dari kondisi dinamika atmosfer dan lautan, serta data pendukung lain,” kata kasi humas dan observasi Stasiun Geofisika Tretes di Pandaan Suwarto.

Karena sudah masuk musim kemarau, sifat hujan pada umumnya dibawah normal. Curah hujan berkisar antara 100-500 milimeter saja. Dan tahun ini, secara global musim kemarau mundur sekitar sebulan. Mestinya masuk mulai April, tapi sekarang baru menginjak pada Mei dan bulan ini.

“Puncak musim kemaraunya diprakirakan terjadi pada Agustus, bulan depan. Selebihnya terjadi di bulan September,” tuturnya.

Pada saat memasuki musim kemarau seperti sekarang, masyarakat diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. “Terutama kekeringan selama musim kemarau berlangsung,” terang Suwarto. (zal/fun)