alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Tahun Ini Pemkot Pasuruan Tiadakan Program Transmigrasi

PURWOREJO, Radar Bromo – Adanya wabah korona yang melanda Indonesia tahun ini berdampak pada program transmigrasi. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan memastikan, program transmigrasi tahun ini ditiadakan. Pasalnya, ada imbauan dari pemerintah untuk tidak bepergian dahulu.

Kepala Disnaker Kota Pasuruan Mahbub Effendi mengungkapkan, pihaknya urung melaksanakan transmigrasi tahun ini. Sebab, saat ini tengah terjadi pandemi virus korona di hampir setiap wilayah di Indonesia. Transmigrasi ini baru diadakan lagi jika wabah ini sudah berlalu.

“Transmigrasi sementara ditiadakan. Mau bagaimana lagi. Kan sekarang ada wabah korona. Situasinya tidak memungkinkan untuk dilaksanakan transmigrasi,” ungkap Mahbub.

Ia menjelaskan, program transmigrasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan. Para transmigran diberikan rumah, tanah, dan pekarangan yang bisa digarap di lokasi tujuannya. Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan soal wilayah yang dituju termasuk tanaman yang cocok ditanam di daerah tersebut.

“Sasarannya selama ini, masyarakat dari kalangan tidak mampu. Jadi, harapannya program ini bisa memutus rantai kemiskinan di Kota Pasuruan. Tentunya kami membekali calon transmigran dengan keahlian,” sebutnya. (riz/fun)

PURWOREJO, Radar Bromo – Adanya wabah korona yang melanda Indonesia tahun ini berdampak pada program transmigrasi. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan memastikan, program transmigrasi tahun ini ditiadakan. Pasalnya, ada imbauan dari pemerintah untuk tidak bepergian dahulu.

Kepala Disnaker Kota Pasuruan Mahbub Effendi mengungkapkan, pihaknya urung melaksanakan transmigrasi tahun ini. Sebab, saat ini tengah terjadi pandemi virus korona di hampir setiap wilayah di Indonesia. Transmigrasi ini baru diadakan lagi jika wabah ini sudah berlalu.

“Transmigrasi sementara ditiadakan. Mau bagaimana lagi. Kan sekarang ada wabah korona. Situasinya tidak memungkinkan untuk dilaksanakan transmigrasi,” ungkap Mahbub.

Ia menjelaskan, program transmigrasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan. Para transmigran diberikan rumah, tanah, dan pekarangan yang bisa digarap di lokasi tujuannya. Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan soal wilayah yang dituju termasuk tanaman yang cocok ditanam di daerah tersebut.

“Sasarannya selama ini, masyarakat dari kalangan tidak mampu. Jadi, harapannya program ini bisa memutus rantai kemiskinan di Kota Pasuruan. Tentunya kami membekali calon transmigran dengan keahlian,” sebutnya. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/