Radar Bromo

Lapangan Krampyangan Akhirnya Batal Direhab, Apalagi Jika Bukan Karena Pengalihan Anggaran

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Rencana Pemkot Pasuruan membuat Lapangan Krampyangan menjadi lebih layak, harus tertunda. Rehab fasilitas olahraga sepak bola itu batal dilakukan tahun ini.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan M Agus Fadjar mengatakan, rencana rehab lapangan itu memang harus dibatalkan tahun ini. Sebab, pihaknya memprioritaskan anggaran untuk dialihkan dalam penanganan Covid-19.

“Pekerjaan rehab lapangan sepak bola Krampyangan untuk tahun ini dibatalkan,” tutur Agus.

Total anggaran yang dialokasikan Pemkot melalui APBD 2020 senilai Rp 1.150.000.000. Sedangkan anggaran yang sudah terserap dalam proyek itu hanya anggaran perencanaan saja. Sebab, perencanaan sudah mulai disiapkan.

“Sementara anggaran pekerjaan fisik dan pengawasan dialihkan untuk Covid-19,” kata Agus.

Sebelumnya, lapangan sepak bola di Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, telah diuruk. Proyek pengurukan yang dikerjakan 2019 itu menelan anggaran Rp 950 juta.

Pengurukan lapangan ini bertujuan agar permukaan tanah lebih tinggi sekitar 60 sentimeter sekaligus pemadatan. Kelanjutan dari pengurukan itu yakni rehab total lapangan. Rencananya, ada beberapa fasilitas yang dapat menunjang pertandingan nantinya. Seperti tribun penonton, ruang ganti pemain dan ofisial, hingga bench. (tom/fun)