BPBD: Hujan Masih Turun, Tetap Waspadai Potensi Banjir

MASIH BERPOTENSI: Matahari yang hendak terbenam di kawasan sekitar pesisir Pasuruan. Saat ini intensitas hujan masih tinggi dan banjir masih bisa terjadi. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO, Radar Bromo – Memasuki awal Mei, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan menyebut intensitas hujan tidak akan sekencang bulan-bulan awal tahun ini. Walau begitu, BPBD menyebut potensi banjir melanda Kota Pasuruan tetap perlu diwaspadai.

Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada BPBD Kota Pasuruan Catur Aldoko mengungkapkan, Mei masih diperkirakan terjadi hujan. Namun, intensitasnya jarang dan tidak seperti periode Januar sampai April lalu. Kota Pasuruan akan lebih sering dilanda matahari terik saat siang hari.

“Kalau berdasarkan perkiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan pada Mei jauh menurun. Kemarau akan lebih banyak, namun bukan berarti tanpa hujan sama sekali,” ungkapnya.

Catur menjelaskan, potensi banjir masih mungkin terjadi pada Mei ini. Ini, dimungkinkan terjadi jika hujan melanda Kota Pasuruan selama lebih dari 15 menit dan merata. Karena itu, pihaknya meminta agar masyarakat tetap waspada pada kemungkinan terjadinya banjir bulan ini.

Menurutnya, banjir merupakan bencana yang paling rawan terjadi di Kota Pasuruan. Sebab, Kota Pasuruab dilewati oleh tiga sungai besar. Yakni, Kali Gembong, Kali Petung, dan Kali Welang. Jika hujan terjadi lama dan merata, tiga sungai ini biasanya meluap dan melanda wilayah permukiman warga yang dilewatinya.

“Tetap kami minta agar masyarakat untuk waspada pada potensi banjir. Meski kecil, bukan berarti tidak akan terjadi. Apalagi jika hujan terjadi cukup lama,” sebut Catur. (riz/fun)