alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Capaian Vaksinasi Turunkan Level PPKM Kota Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus berusaha mempersempit potensi menularnya Covid-19. Salah satunya dengan mempercepat vaksinasi. Agar semua bisa aman dari ancaman korona.

Namun, kini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di kota dengan empat kecamatan ini kembali turun ke level 2. Ketentuan itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 13/2022 tentang PPKM di Wilayah Jawa-Bali. Padahal, beberapa waktu lalu kenaikan angka Covid-19 sempat membuat Kota Pasuruan harus menerapkan PPKM level 3.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat menyatakan, ada beberapa indikator yang menjadi penilaian Pemerintah Pusat terkait skala PPKM. Di antaranya, jumlah kasus aktif, tingkat kematian, tingkat kesembuhan, hingga capaian vaksinasi.

“PPKM di Kota Pasuruan saat ini turun dari level 3 kembali ke level 2. Lebih karena capaian vaksinasi yang tinggi,” katanya.

Namun, ia juga tidak memungkiri perkembangan kasus Covid-19, tetap menjadi indikator penilaian. Diketahui, beberapa waktu lalu kasusnya melonjak. Tetapi, tingkat kesembuhan warga yang terpapar juga cukup besar. Terutama jika dibandingkan dengan tingkat kematian.

Kokoh menyebutkan, penanganan kasus aktif tetap dilakukan secara maksimal. Baik yang dirawat di rumah sakit, rumah karantina, maupun karantina mandiri. Bahkan, warga yang menjalani karantina mandiri juga tetap dijamin kebutuhan vitamin untuk menunjang kesembuhannya. “Di samping itu, tentu juga vaksinasi yang menjadi prioritas saat ini,” katanya.

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus berusaha mempersempit potensi menularnya Covid-19. Salah satunya dengan mempercepat vaksinasi. Agar semua bisa aman dari ancaman korona.

Namun, kini pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di kota dengan empat kecamatan ini kembali turun ke level 2. Ketentuan itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 13/2022 tentang PPKM di Wilayah Jawa-Bali. Padahal, beberapa waktu lalu kenaikan angka Covid-19 sempat membuat Kota Pasuruan harus menerapkan PPKM level 3.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat menyatakan, ada beberapa indikator yang menjadi penilaian Pemerintah Pusat terkait skala PPKM. Di antaranya, jumlah kasus aktif, tingkat kematian, tingkat kesembuhan, hingga capaian vaksinasi.

“PPKM di Kota Pasuruan saat ini turun dari level 3 kembali ke level 2. Lebih karena capaian vaksinasi yang tinggi,” katanya.

Namun, ia juga tidak memungkiri perkembangan kasus Covid-19, tetap menjadi indikator penilaian. Diketahui, beberapa waktu lalu kasusnya melonjak. Tetapi, tingkat kesembuhan warga yang terpapar juga cukup besar. Terutama jika dibandingkan dengan tingkat kematian.

Kokoh menyebutkan, penanganan kasus aktif tetap dilakukan secara maksimal. Baik yang dirawat di rumah sakit, rumah karantina, maupun karantina mandiri. Bahkan, warga yang menjalani karantina mandiri juga tetap dijamin kebutuhan vitamin untuk menunjang kesembuhannya. “Di samping itu, tentu juga vaksinasi yang menjadi prioritas saat ini,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/