alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Pusat Kuliner Baru di Kota Pasuruan Ada di Jalan Dewi Sartika

PASURUAN, Radar Bromo – Kota Pasuruan segera punya pusat kuliner anyar. Lokasinya menggunakan kios-kios baru di Jalan Dewi Sartika. Bangunan terdiri atas dua lantai dengan desain yang lebih modern.

Kabid Cipta Karya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pasuruan Uung Maf’udi Dja’far menyatakan, kios-kios tersebut bisa dipakai setelah rampung dibangun pada akhir 2021. Tapi, selama ini, gedung itu dimanfaatkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan.

”Kami sudah cek juga bersama Disperindag ke lokasi untuk menyiapkan pemanfaatannya. Sudah kami sampaikan agar bisa segera dimanfaatkan,” kata Uung.

Memang, lanjut dia, dalam 6 bulan setelah pembangunan tuntas, gedung itu masih menjadi tanggung jawab pelaksana proyek. Misalnya, jika terjadi kerusakan akibat kesalahan konstruksi, pelaksana proyek wajib membenahinya.

”Karena selama 6 bulan terhitung sejak 27 Desember 2021 itu masuk masa pemeliharaan,” kata Uung.

Sejauh ini, tambah Uung, bila gedung itu dimanfaatkan dalam waktu dekat, sistemnya masih pinjam pakai. Hal itu berlaku selama 6 bulan masa pemeliharaan. Baru setelah 6 bulan terlewati, pemanfaatan gedung itu sudah sepenuhnya di bawah kendali Disperindag. Termasuk, pemeliharaan gedungnya ke depan.

Kabid Pengelolaan Pasar di Disperindag Kota Pasuruan Budiyono mengatakan, gedung kios tersebut memang akan segera ditempati. Selama ini, kios perdagangan itu hanya ditempati delapan pedagang. Sedangkan, kios yang baru bisa untuk menampung 20 pedagang.

PASURUAN, Radar Bromo – Kota Pasuruan segera punya pusat kuliner anyar. Lokasinya menggunakan kios-kios baru di Jalan Dewi Sartika. Bangunan terdiri atas dua lantai dengan desain yang lebih modern.

Kabid Cipta Karya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pasuruan Uung Maf’udi Dja’far menyatakan, kios-kios tersebut bisa dipakai setelah rampung dibangun pada akhir 2021. Tapi, selama ini, gedung itu dimanfaatkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan.

”Kami sudah cek juga bersama Disperindag ke lokasi untuk menyiapkan pemanfaatannya. Sudah kami sampaikan agar bisa segera dimanfaatkan,” kata Uung.

Memang, lanjut dia, dalam 6 bulan setelah pembangunan tuntas, gedung itu masih menjadi tanggung jawab pelaksana proyek. Misalnya, jika terjadi kerusakan akibat kesalahan konstruksi, pelaksana proyek wajib membenahinya.

”Karena selama 6 bulan terhitung sejak 27 Desember 2021 itu masuk masa pemeliharaan,” kata Uung.

Sejauh ini, tambah Uung, bila gedung itu dimanfaatkan dalam waktu dekat, sistemnya masih pinjam pakai. Hal itu berlaku selama 6 bulan masa pemeliharaan. Baru setelah 6 bulan terlewati, pemanfaatan gedung itu sudah sepenuhnya di bawah kendali Disperindag. Termasuk, pemeliharaan gedungnya ke depan.

Kabid Pengelolaan Pasar di Disperindag Kota Pasuruan Budiyono mengatakan, gedung kios tersebut memang akan segera ditempati. Selama ini, kios perdagangan itu hanya ditempati delapan pedagang. Sedangkan, kios yang baru bisa untuk menampung 20 pedagang.

MOST READ

BERITA TERBARU

/