alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Alumni SMPN 1 Pasuruan ‘87 Keliling Beri Ini ke Rekannya yang Isoman

Berawal dari yang kecil dan bisa menjadi besar. Inilah yang dilakukan alumni SMPN 1 Pasuruan Angkatan 1987 (laju) saat pandemi. Membentuk Satgas “Sobatku”, alumni 87 bergerak membantu rekanyang terkena Covid-19. Relawan yang tergabung dalam Satgas juga memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada rekan yang isolasi mandiri (isoman).

BANSOS oleh Sobatku (Solid, Bahagia, Sehat, Kuat, Umur Panjang) 87 ini disupport penuh oleh oleh Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, S.H., S.I.K. Alumni yang menjadi penanggung jawab relawan ini. Bansos yang diberikan kepada rekan yang isolasi mandiri (isoman) mulai dari mengirimkan makanan sehat 4 sehat 5 sempurna 3 kali sehari. Hingga paket nutrisi vitamin dan juga disupport oleh dokter alumni.

(2) DEMI KESEHATAN: Relawan Satgas Covid-19 Sobatku ‘87 menyiapkan nutrisi dan obat sebelum dikirimkan ke rekan yang isolasi mandiri. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

“Terutama Ketika pandemi, saat rumah sakit penuh. Banyak penderita Covid-19 yang akhirnya isoman dan tanpa pendampingan medis. Akhirnya kami dari alumni SMPN 1 Pasuruan angkatan 87, membuat relawan Satgas Covid-19,” terang Dwi Hardono selaku Bendahara Satgas Covid-19 Sobatku 87.

(3) SATUKAN VISI: Rapat Satgas Covid-19 Sobatku ‘87 di Taman Ria Suropati, Gondangwetan. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Sobatku Alumni SMPN 1 Pasuruan ‘87 ini terdiri 200-an anggota dan sudah secara rutin sejak lama melakukan kegiatan sosial. Sedangkan Satgas Covid-19 Sobatku 87 dibentuk 18 Juli 2021 lalu.

“Jadi tujuan dari Sobatku 87 adalah untuk pencegahan secara preventif. Meminimalisir angka covid termasuk mengurangi angka kematian,” terang Mulyadi selaku Wakil Ketua Satgas Covid-19 Sobatku 87.

(4) BANTU: Kegiatan sosial sudah rutin dilakukan oleh Sobatku ’87 yang salah satunya bedah rumah tidak layak huni. Tampak Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, S.H., S.I.K. (tengah) di rumah yang bakal diperbaiki. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Dengan adanya pendampingan dari dokter alumni, juga bisa mengontrol kondisi kesehatan yang isoman. Apalagi bagi yang minim pengetahuan medis agar bisa diberikan obat-obatan yang tepat.

Tercatat saat ini yang dibantu bansos ada 10 rekan yang isoman. Yaitu 4 orang di Malang, 5 orang di Kota Pasuruan, Dan 1 orang di Surabaya. Ada juga 3 orang yang isolasi di hotel Semeru Park. “Sedangkan yang sudah sembuh ada 9, baik di Kota dan Kabupaten Pasuruan, Gresik sampai Malang,” terang Mulyadi.

(5) CEPAT SEMBUH: Dwi Hardono selaku Bendahara Satgas Covid-19 Sobatku 87 memberikan bantuan obat. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Tak hanya rutin mengirimkan makanan sehat, nutrisi vitamin, obat-obatan dan pendampingan dokter dari alumni. Satgas covid-19 Sobatku 87 juga memberikan supply oksigen bagi rekan yang membutuhkan. Sehingga rekan yang terpapar Covid-19 bisa segera tertangani dan bisa segera pulih.

(6) PERKUAT IMUN: Ira Kurnaen saat menerima obat, vitamin dan nutrisi dari Relawan Satgas Covid-19 Sobatku 87. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Indri salah satu rekan yang diberikan perhatian saat isoman mengungkapkan bahwa sempat kaget ditelpon satgas dari Alumni SMPN 1 Pasuruan. “Awalnya kaget, ternyata ada perhatian dari Sobatku 87. Besoknya langsung diantar paket imun lengkap obat-obatan sampai makanan sehat 3 kali sehari. Alhamdullilah kondisi semakin baik dan saturasi oksigen berangsur naik,” ungkapnya. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Satgas Sobatku dan Teddy Minahasa, semoga dibalas oleh Allah atas kebaikannya.

(8) GERAK CEPAT: Relawan mengirimkan bantuan oksigen, paket nutrisi dan makanan langsung ke rumah-rumah rekan yang isoman. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Rekan lainnya yaitu Ira Kurnaen mengungkapkan terima kasih atas doa dan support dari Sobatku 87. “Alhamdullilah berkat support saya dinyatakan negatif dan bisa beraktivitas seperti biasa,” Syukurnya.

(9) LENGKAP: Paket nutrisi yang diberikan kepada rekan yang isoman agar imun makin menguat. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Ira sangat terbantu dengan support teman relawan yang langsung terus memantau kondisinya juga dari dokter Hexawan. “Tidak hanya obat dan nutrisi, makanpun disupport 3 kali sehari. Salut buat kinerja Satgas Covid-19 Laju,” ungkapnya.

Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, S.H., S.I.K.  mengatakan bahwa permasalahan sebesar apapun akan sulit diselesaikan karena orang hanya bertindak tanpa berpikir dan berpikir tanpa bertindak apa-apa.

(7) STAND BY: Ambulans khusus yang dibuat untuk penanganan Covid-19 dari Satgas Covid-19 Sobatku ‘87. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

“Memiliki kemampuan saja tidak cukup, tanpa ada kemauan untuk berbuat. Sebaliknya kemauan untuk berbuat tanpa kemampuan adalah mimpi belaka,” ujar Jendral yang menjadi pembina relawan Sobatku 87 ini. (eka/*)

 

Berawal dari yang kecil dan bisa menjadi besar. Inilah yang dilakukan alumni SMPN 1 Pasuruan Angkatan 1987 (laju) saat pandemi. Membentuk Satgas “Sobatku”, alumni 87 bergerak membantu rekanyang terkena Covid-19. Relawan yang tergabung dalam Satgas juga memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada rekan yang isolasi mandiri (isoman).

BANSOS oleh Sobatku (Solid, Bahagia, Sehat, Kuat, Umur Panjang) 87 ini disupport penuh oleh oleh Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, S.H., S.I.K. Alumni yang menjadi penanggung jawab relawan ini. Bansos yang diberikan kepada rekan yang isolasi mandiri (isoman) mulai dari mengirimkan makanan sehat 4 sehat 5 sempurna 3 kali sehari. Hingga paket nutrisi vitamin dan juga disupport oleh dokter alumni.

(2) DEMI KESEHATAN: Relawan Satgas Covid-19 Sobatku ‘87 menyiapkan nutrisi dan obat sebelum dikirimkan ke rekan yang isolasi mandiri. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

“Terutama Ketika pandemi, saat rumah sakit penuh. Banyak penderita Covid-19 yang akhirnya isoman dan tanpa pendampingan medis. Akhirnya kami dari alumni SMPN 1 Pasuruan angkatan 87, membuat relawan Satgas Covid-19,” terang Dwi Hardono selaku Bendahara Satgas Covid-19 Sobatku 87.

(3) SATUKAN VISI: Rapat Satgas Covid-19 Sobatku ‘87 di Taman Ria Suropati, Gondangwetan. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Sobatku Alumni SMPN 1 Pasuruan ‘87 ini terdiri 200-an anggota dan sudah secara rutin sejak lama melakukan kegiatan sosial. Sedangkan Satgas Covid-19 Sobatku 87 dibentuk 18 Juli 2021 lalu.

“Jadi tujuan dari Sobatku 87 adalah untuk pencegahan secara preventif. Meminimalisir angka covid termasuk mengurangi angka kematian,” terang Mulyadi selaku Wakil Ketua Satgas Covid-19 Sobatku 87.

(4) BANTU: Kegiatan sosial sudah rutin dilakukan oleh Sobatku ’87 yang salah satunya bedah rumah tidak layak huni. Tampak Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, S.H., S.I.K. (tengah) di rumah yang bakal diperbaiki. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Dengan adanya pendampingan dari dokter alumni, juga bisa mengontrol kondisi kesehatan yang isoman. Apalagi bagi yang minim pengetahuan medis agar bisa diberikan obat-obatan yang tepat.

Tercatat saat ini yang dibantu bansos ada 10 rekan yang isoman. Yaitu 4 orang di Malang, 5 orang di Kota Pasuruan, Dan 1 orang di Surabaya. Ada juga 3 orang yang isolasi di hotel Semeru Park. “Sedangkan yang sudah sembuh ada 9, baik di Kota dan Kabupaten Pasuruan, Gresik sampai Malang,” terang Mulyadi.

(5) CEPAT SEMBUH: Dwi Hardono selaku Bendahara Satgas Covid-19 Sobatku 87 memberikan bantuan obat. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Tak hanya rutin mengirimkan makanan sehat, nutrisi vitamin, obat-obatan dan pendampingan dokter dari alumni. Satgas covid-19 Sobatku 87 juga memberikan supply oksigen bagi rekan yang membutuhkan. Sehingga rekan yang terpapar Covid-19 bisa segera tertangani dan bisa segera pulih.

(6) PERKUAT IMUN: Ira Kurnaen saat menerima obat, vitamin dan nutrisi dari Relawan Satgas Covid-19 Sobatku 87. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Indri salah satu rekan yang diberikan perhatian saat isoman mengungkapkan bahwa sempat kaget ditelpon satgas dari Alumni SMPN 1 Pasuruan. “Awalnya kaget, ternyata ada perhatian dari Sobatku 87. Besoknya langsung diantar paket imun lengkap obat-obatan sampai makanan sehat 3 kali sehari. Alhamdullilah kondisi semakin baik dan saturasi oksigen berangsur naik,” ungkapnya. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Satgas Sobatku dan Teddy Minahasa, semoga dibalas oleh Allah atas kebaikannya.

(8) GERAK CEPAT: Relawan mengirimkan bantuan oksigen, paket nutrisi dan makanan langsung ke rumah-rumah rekan yang isoman. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Rekan lainnya yaitu Ira Kurnaen mengungkapkan terima kasih atas doa dan support dari Sobatku 87. “Alhamdullilah berkat support saya dinyatakan negatif dan bisa beraktivitas seperti biasa,” Syukurnya.

(9) LENGKAP: Paket nutrisi yang diberikan kepada rekan yang isoman agar imun makin menguat. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

Ira sangat terbantu dengan support teman relawan yang langsung terus memantau kondisinya juga dari dokter Hexawan. “Tidak hanya obat dan nutrisi, makanpun disupport 3 kali sehari. Salut buat kinerja Satgas Covid-19 Laju,” ungkapnya.

Irjen. Pol. Teddy Minahasa Putra, S.H., S.I.K.  mengatakan bahwa permasalahan sebesar apapun akan sulit diselesaikan karena orang hanya bertindak tanpa berpikir dan berpikir tanpa bertindak apa-apa.

(7) STAND BY: Ambulans khusus yang dibuat untuk penanganan Covid-19 dari Satgas Covid-19 Sobatku ‘87. (Foto: Sobatku 87 for Jawa Pos Radar Bromo)

“Memiliki kemampuan saja tidak cukup, tanpa ada kemauan untuk berbuat. Sebaliknya kemauan untuk berbuat tanpa kemampuan adalah mimpi belaka,” ujar Jendral yang menjadi pembina relawan Sobatku 87 ini. (eka/*)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/